Inilah Hasil Riset Siswa Madrasah di Malang Yang Berhasil Raih Penghargaan Pada Ajang IYIA 2017

Inilah Hasil Riset Siswa Madrasah di Malang Yang Berhasil Raih Penghargaan Pada Ajang IYIA 2017

International Young Inventors Award © Euroinvent.org

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Prestasi Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Surya Buana Malang Jawa Timur begitu membanggakan Indonesia. Melalui risetnya, mereka berhasil meraih sejumlah medali pada ajang International Young Invention Award (IYIA) 2017.

Ajang Internasional ini diselenggarakan oleh Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA) di Universitas Mercu Buana Jakarta pada 22 - 24 September 2017. IYIA kali ini diikuti oleh lebih dari 2000 tim yang berasal dari nasional dan internasional yang terdiri dari beberapa negara seperti Indonesia, Malaysia, Mesir, Filipina, Sri Lanka, Jordan, Thailand, Iran, Suriah, Taiwan, India, Macau dan Vietnam.

Perlu persiapan yang matang untuk mendapatkan hasil yang diinginkan itu, Kepala MTs Surya Buana Akhmad Riyadi mengaku, persiapan anak didiknya untuk mengikuti ajang ini selama tiga bulan. “Dalam tiga bulan itu, kita lakukan beberapa uji coba. Mereka kami karantinakan, biar fokus ke penelitian,” ujarnya.

Dalam ajang IYIA 2017, para siswa MTs Surya Bunia mempresentasikan hasil penelitiannya dalam bahasa Inggris. Mereka juga membuat stand pameran, sehingga pengunjung dapat melihat dan bertanya tentang hasil riset mereka. Mereka juga diminta untuk presentasi di depan dua juri yang berasal dari luar negeri.

“Alhamdulillah, mereka mendapatkan banyak medali. Kami senang dan bangga dengan prestasi ini. Kami berharap, ini semua bisa menginspirasi masyarakat Indonesia untuk mencintai dunia penelitian. Dan kami berencana mempatenkan karya-karya mereka,” tutur Akhmad Riyadi.

Berikut adalah hasil riset siswa-siswi MTs Surya Buana Malang yang mendapatkan medali pada IYIA 2017:

  1. Agung Fadilah, Kelas 8, Karya Penelitian “Magic Candy Healthy Based Papaya Fruit” (Permen murni dari buah pepaya, gula dan daun mint. Bermanfaat untuk mencegah atau terapi kerusakan mata). Berhasil meraih medali emas.
  2. Muhammad Rafi, Kelas 8, Karya Penelitian “Extract Tea Rosella Flower” (Teh murni dari bunga rosella secara utuh. Bermanfaat menurunkan diebetus miletus). Berhasil meraih medali emas.
  3. Abdul Rasyid Himawan, Kelas 9, Karya penelitian “Smart Website” (Website monitoring untuk admin yang bisa melihat aktivasi user dan produk ini hampir dibeli oleh Prof. Dawin dari Universitas Mercu Buana dengan harga 5.000.000. Aplikasi ini mempermudah siswa untuk membawa buku ke sekolah secara praktis dan bisa digunakan di laptop atau hp). Berhasil meraih medali emas
  4. M. Aulia Hafidz Al-Farizi, Kelas 8, Karya Penelitian “Cream Scrab Based Maggo Fruit” (Krim ini terbuat drai buah mangga murni da dengan tambahan minyak zaitun dn klabet. Bermanfaat menyehatkan ataupun mencegak kulit dari penyakit gatal) Berhasil meraih medali emas
  5. Aulia Rahma Sumarsono, Kelas 8, Karya penelitian “Halal Cosmetic for Hajj and Umroh”. (Kosmetik ini terbuat dari bahan-bahan alami yang tidak berbau. Salah satu bahannya adalah beras, klabet, bayam, kulit buah naga dan lain-lain. Krim ini membantu para wanita untuk tamplik lebih cantik dan bugar). Berhasil meraih medali emas.
  6. Dahlia Dian Paramita, Kelas 9, Karya penelitian “Belimbing wuluh (averhoa balimbi)-based Candy for High Blood Pressure Patient”. (Permen ini terbuat dari blimbing wuluh yang ditambah dengan susu murni dan sedikit gula. Bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit darah tinggi, dan aman bagi penderita diabetes).). Berhasil meraih medali perak.
  7. Qonita Aulianisa Isfahanni, Kelas 9, Karya penelitian “Jasmine Plant-Based On Fever Sooter”. (kompres demam ini terbuat dari tanaman melati. Bermanfaat menurunkan demam, sakit kepala, sakit gigi) Berhasil meraih Medali Perak.
  8. Davana Azzahra, Kelas 8, Karya penelitian “Cassava Peel Bread Jam for Anti-Aging”.(Selai ini terbuat dari kulit singkong. Bermanfaat untuk mencegah penuaan dini) Berhasil meraih medali perak.
  9. Muhammad Haidar Makki, Kelas 8, Karya penelitian “Papaya Leaf-Based Tea”. (Teh ini mengandung dari daun pepaya yang murni. Bermanfaat untuk mencegah segala jenis penyakit kanker) Berhasil meraih medali perunggu.


Sumber: Republika.co.id

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Wow! Indonesia Berada Diurutan Pertama Dari Sepuluh Wisata Terpopuler di Dunia Versi Instagram Sebelummnya

Wow! Indonesia Berada Diurutan Pertama Dari Sepuluh Wisata Terpopuler di Dunia Versi Instagram

8 Juni 2020, Ojol DKI Kembali Bisa Angkut Penumpang Selanjutnya

8 Juni 2020, Ojol DKI Kembali Bisa Angkut Penumpang

Farida Hasanah
@farida14

Farida Hasanah

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.