Lupa Sandi?

Indonesia Melangkah Menjadi Negara Maju di Tahun 2045, Mungkinkah?

Farida Hasanah
Farida Hasanah
0 Komentar
Indonesia Melangkah Menjadi Negara Maju di Tahun 2045, Mungkinkah?

Indonesia negara maju, itulah mimpi besar bangsa Indonesia selama ini. Menengok kenyaatan saat ini Indonesia dengan pendapatan per kapita hampir US$ 4.000 dan jumlah penduduk mendekati 250 juta jiwa, ekonomi Indonesia masuk dalam middle income country. Banyak negara-negara setelah masuk middle income country mengalami stagnasi pertumbuhan atau yang biasa disebut Middle income trap.  

Middle income trap sendiri merupakan suatu kondisi dimana negara telah berhasil keluar dari zona negara berpenghasilan rendah namun tidak mampu melangkah ke zona negara berpenghasilan tinggi. Hal itu menjadi momok bagi negara yang masuk middle income country, seperti Indonesia.

Namun bukan suatu hal yang tidak mungkin jika suatu negara dengan perekonomian menengah melangkah menjadi negara high income country, bisa diambil contoh misalnya korea selatan. Negara yang terkenal dengan grup K-Pop itu berhasil lolos dari middle income trap.

Berbicara mengenai Korea Selatan,rasanya Indonesia perlu belajar dari negeri yang memiliki perekonomian yang stabil itu. Pasalnya setelah tahun 50an sesudah perang, Korea Selatan dan Indonesia sama sama jadi negara miskin. Setelah kondisi selanjutnya mulai stabil pada beberapa tahun kemudian, Korea Selatan dan Indonesia mulai serius membangun perekonomian.

Disinilah perbedaan strategi pembangunan terlihat, bedanya jika Korsel membangun dengan serius karena mereka tidak punya apa-apa, survival. Sedangkan Indonesia fokus membenahi industri migas, perkebunan dan tambang. Ketika Indonesia fokus membenahi ketiga sektor tersebut, Korsel fokus membangun diri untuk menjadi negara Industri. Inilah yang menjadi nilai plus untuk negara tersebut. Hal itu seperti yang diungkapkan oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Bambang PS Brodjonegoro.

perekonomian Indonesia terus mengalami peningkatan| Sumberliputan.com
perekonomian Indonesia terus mengalami peningkatan| Sumberliputan.com

Lalu mungkinkah Indonesia melanjutkan pertumbuhannya dan masuk dalam high income country? Mungkin saja, sekalipun sangat kecil celahnya. Tentu harus ada langkah-langkah revolusioner untuk menggapai itu.

Indonesia setidaknya butuh tiga langkah untuk keluar dari middle income trap, yakni meningkatkan produktivitas, melipatgandakan investasi, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Ketiganya memiliki tautan dan mata rantai yang tak terpisahkan. Investasi hanya akan datang jika tersedia dua hal lain, yaitu SDM berkualitas dan produktivitas tinggi.

Banyak cara untuk meningkatkan produktivitas, misalnya dengan meningkatkan pengeluaran riset dan pengembangan (R&D), pemanfaatan teknologi digital, meningkatkan akses kepada perguruan tinggi, serta memberikan perlindungan hak cipta untuk inovasi. Sedangkan untuk meningkatkan kualitas SDM, wajib belajar pendidikan primer dan sekunder harus digalakkan lebih intens, termasuk pendidikan teknis yang sesuai kebutuhan industri.

Menurut Dhani Setyawan (2014: 2-3), Indonesia memiliki potensi yang besar untuk beralih menjadi HIC, karena didukung oleh beberapa faktor seperti fundamental ekonomi yang baik, Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah dan juga jumlah populasi penduduk yang besar. Secara demografis Indonesia didukung oleh tingginya jumlah kelompok usia kerja yang dapat berkontribusi bagi perekonomian nasional. Berdasarkan data Bank Dunia, lebih dari 60% total populasi penduduk Indonesia berusia dibawah 39 tahun, hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki jumlah penduduk usia produktif yang signifikan. Studi Bank Dunia menyebutkan bahwa pola demografi dengan banyaknya jumlah proporsi penduduk usia kerja yang signifikan memberikan sejumlah demografic dividend bagi Indonesia karena faktor tersebut dapat membantu kinerja perekonomian.

Oleh karena itu, pemanfatan sumber daya manusia sangat diperlukan. Indonesia tidak boleh lagi mengandalkan sumber daya alam (SDA) sebagai motor penggerak perekonomian. Daya saing berbasis teknologi dan manusia dibutuhkan untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan merata.

Indonesia sebagai negara maju seharusnya tidak hanya dipandang sebagai sebuah mimpi. Karena Indonesia memiliki cukup modal untuk mewujudkannya. Dan dalam satu generasi, sekira 28 tahun lagi, Republik Indonesia akan berusia satu abad, yaitu pada tahun 2045. Alangkah membanggakannya jika sebelum itu Indonesia sudah naik kelas menjadi negara maju. Jadi mari bersama-sama bangkit dan bergerak untuk mewujudkan Indonesia yang kita impikan.

 


Sumber:

Pilih BanggaBangga75%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi25%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG FARIDA HASANAH

Kawan GNFI ... Lihat Profil Lengkap

Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie