Kenapa pelangi itu indah ? tentu saja karena pelangi memiliki beragam warna.. bayangkan jika pelangi hanya memiliki satu warna, hitam misalnya.. tentu saja pelangi setelah hujan akan terasa seperti tanda bencana daripada tanda harapan. Begitupula negara kita.. beragam perbedaan yang ada di Indonesia adalah bentuk warna-warni dari negara ini. Perbedaan yang ada di Indonesia adalah sebuah harapan, harapan yang menjadikan Indonesia indah untuk dikagumi, mudah untuk dicintai, dan nyaman di tinggali. Inilah warna-warna yang membentuk Indonesia kita..

BiruBiru By Felix Giovanni Hartono

Sumatera

Tari Saman

Di tahun 2011 UNESCO menetapkan tarian ini sebagai warisan budaya dunia, Di tahun 2012 ASEAN Tourism Association (ASEANTA) menjadikan tarian ini sebagai kebudayaan dengan upaya pelestarian terbaik se-ASEAN pada ASEANTA Awards for Excellence 2012 di Manado, dan Agustus 2017 kemarin, tarian ini kembali memberikan good news bagi Indonesia dengan memecahkan rekor penari terbanyak di dunia. Tidak terhitung berapa banyak good news yang telah di hasilkan oleh tarian ini, mulai dari kelas lokal sampai internasional, jadi tari apa ini ?

Tari Saman

Tari Saman atau tarian seribu tangan, adalah jenis seni tari yang berasal dari Gayo, provinsi Aceh Sumatera. Diciptakan oleh seorang ulama asal gayo bernama syekh Saman, maka tak heran apabila tarian ini dinamakan tari saman. Sedangkan sebutan seribu tangan muncul bukan karena ada pencipta lain yang bernama syekh seribu tangan, akan tetapi, sebutan ini muncul karena gerakan tari saman memang tampak seperti memunculkan seribu tangan berkat kekompakan dan keharmonisan gerakan penarinya.

Awalnya, tari luar biasa ini hanyalah permainan biasa yang bernama pok ane. Namun, perkembangan budaya Islam saat itu memberikan warna baru ke tarian ini, salah satunya adalah adanya penambahan puji-pujian terhadap Allah SWT pada syairnya dan Iringan musik yang islami. Sehingga, Pok Ane yang awalnya hanya permainan biasa, akhirnya bermetamorfosa menjadi tari Saman yang bernuanasa dakwah, dan luar biasa

Hitam

Hitam (© Felix Giovanni Hartono)

Jawa

Photo by Harizzan

Kucing-kucingan adalah permainan kejar-kejaran, sikut-sikutan adalah sebuah persaingan, cinta-cintaan adalah penyebab kebaperan, dan kebo-keboan adalah contoh luar biasanya kebudayaan..

Banyuwangi adalah tempat lahirnya kebudayaan kebo-keboan ini. Ritual kebo-keboan diadakan sebagai bentuk rasa syukur atas melimpahnya hasil panen, dan biasanya diadakan pada tanggal 1 sampai 10 muharam. Kebo atau kerbau dipilih karena kebo merupakan sahabat petani yang selalu menemani petani dalam bertani. Konon katanya, acara kebo-keboan ini bertujuan untuk menolak datangnya sial, seperti datangnya bencana alam, gagal panen, atau bahkan gagal nikah..

Photo by Harizzan

Di ritual ini, para peserta nantinya akan di riasi hingga mirip seperti kebo. Warna hitam di tubuh peserta adalah hasil dari lumuran oli dan arang, sedangkan sebagai aksesorisnya ada rambut dan tanduk palsu. setelah dirias sedemikian mirip dengan kebo, para peserta akan diarak keliling desa. Di beberapa desa di banyuwangi, selain mirip dengan kebo, para peserta ini juga akan kesurupan dan bertingkah benar-benar mirip kebo.. bedanya.. kebo biasanya enak di sate tapi kalau kebo-keboan.. jangan sampai di sate ya..

Kuning

Kuning (© Felix Giovanni Hartono)

Kalimantan

Photo by @Dayak_Nusantara

Kuning adalah warna yang cerah, optimis, semangat dan ceria.. itulah kenapa warna ini tidak cocok kalau di jadikan kostum band rock seperti slank atau metallica.. tapi cocok banget kalau di jadikan warna utama tarian khas Indonesia.. dan tari enggang salah satunya..

Terinspirasi dari burung enggang, tarian ini merupakan tarian khas dari Kalimantan Timur yang biasanya di tarikan oleh perempuan muda suku dayak kenyah. Menurut kepercayaan suku dayak kenyah, nenek moyang mereka menjelma sebagai burung enggang ketika turun dari langit.. dan dari situlah muncul tarian enggang ini sebagai bentuk rasa penghormatan terhadap nenek moyang mereka.

Photo by Fathoni Rahman

Dengan gerakan yang menyerupai burung enggang, para penari biasanya akan mengenakan pakaian adat suku dayak dan juga aksesoris bulu burung enggang yang di taruh di kepala dan kipas bulu burung yang di pasang di tangan dengan pengait cincin, meski kipas ini ga bisa bikin penarinya terbang.. tapi minimal bisa bikin penarinya seanggun burung enggang.. keren ya budaya kita..

Merah

Merah ©Felix Giovanni

Sulawesi

Photo By Barry Kusuma

bergeser sedikit ke arah barat, sulawesi memiliki sebuah tarian unik yang akan membakar semangat persatuan kita dengan warna merahnya.. tarian ini bernama kabasaran.

Kabasaran adalah sebuah tarian perang yang ada di Minahasa Sulawesi Utara Indonesia. Penari pada tarian ini adalah pria-pria gagah dengan senjata lengkap serta kostum kabasaran yang berwarna merah menyala. Dengan semangat dan iringan musik pukul seperti gong atau tambur, para penari akan melakukan gerakan 9 jurus pedang dan tarian yang menyerupai pertarungan ayam jantan..

Photo By Rony Keintjem

Jadi jangan berani-beraninya ya mengusik kebhinekaan indonesia.. karena ada pasukan merah kabasaran yang siap untuk mempertahankan persatuan kita, karena merah itu berani !

Putih

Putih (© Felix Giovanni Hartono)

Papua Photo by Barry Kusuma

sampai sekarang teknologi ciptaan manusia belum bisa digunakan untuk memutar waktu, jadi ga mungkin bagi kita untuk kembali ke masa lalu untuk melihat peperangan yang terjadi dahulu.. eh, tapi tunggu dulu.. ternyata tidak perlu memutar waktu, di Indonesia sudah ada satu, yaitu di festival baliem papua yang ada simulasi peperangan antar suku..

Di lembah Baliem Wamena yang berukuran 100ribu meter persegi ini terdapat 500 lebih pasukan dan penari dari beberapa suku papua seperti Dani, Lani dan Yali yang sudah siap untuk mendebar-debarkan jantung wisatawan yang melihatnya. ibarat pertandingan gladiator, sebelum simulasi peperangan di mulai.. akan di tampilkan dahulu tarian-tarian khas daerah yang akan membawa kita masuk ke nuansa peperangan antar suku.. setelah tarian di persembahkan, akan disajikan kisah pengantar sebelum masuk ke simulasi peperangan.. kisah pengantar ini bisa berupa kasus penculikan, pencurian atau pertikaian antar suku yang menimbulkan peperangan.. hingga akhirnya peperangan sengit pun tak bisa dihindarkan .. kabar baiknya adalah, untung perangnya cuma bohong-bohongan.

Photo by Barry Kusuma

Pelangi indah yang terdiri dari beberapa warna.. awalnya cuma berasal dari satu.. bersyukurlah kita karena tuhan telah menjadikan satu warna itu menjadi beberapa warna yang indah.. begitu juga Indonesia.. negara kita penuh warna, bahkan mungkin spektrum warna tidak mampu untuk mewakili setiap keunikan dari insan di indonesia.. tapi ingatlah bhineka tunggal ika.. meski kita berbeda, kita tetap satu jua.

Indonesiaku yang warna-warni.. warna birumu menunjukan kedamaian, hitammu menggambarkan kebijaksanaan, kuningmu bentuk dari keoptimisan, merahmu simbol keberanian dan putihmu melambangkan kesucian.. Indonesiaku yang warna-warni.. warna warna mu adalah anugerah yang menjadikan kamu indah.. Indonesiaku yang warna-warni, tetaplah bersatu karena warna-warnimu adalah kabar baik bagi kita semua.

Sumber:

http://www.bbc.com/news/av/world-asia-40924487/mass-saman-dance-in-aceh-breaks-indonesian-record

https://ich.unesco.org/en/USL/saman-dance-00509

http://www.banyuwangibagus.com/2014/11/tradisi-kebo-keboan-suku-osing.html

http://www.negerikuindonesia.com/2015/03/tari-burung-enggang-kalimantan-timur.html

https://merahputih.com/post/read/kebesaran-tarian-perang-suku-minahasa-yang-melegenda

https://www.pesonaindo.com/tours/festival-lembah-baliem-wamena/

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu