Siapa Sangka, Generasi Millenials Indonesia Paling Spontan di Asia Pasifik

Siapa Sangka, Generasi Millenials Indonesia Paling Spontan di Asia Pasifik

Millenial © minnlab.com

Berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk mempersiapkan liburan? Sebulan, dua bulan, atau hanya dalam hitungan minggu?

Lama waktu persiapan akan menunjukkan apakah Anda termasuk tipe wisatawan yang penuh persiapan ataukah wisatawan yang spontan dan tak terduga.

Traveller atau pelancong Indonesia merupakan pelancong paling spontan dibandingkan dengan pelancong asal negara di kawasan Asia Tenggara.

Hal itu terungkap dalam riset Travel & Tech Agoda yang menyebutkan bahwa lead time, istilah untuk reservasi akomodasi lebih awal sebelum berlibur, traveller Indonesia hanya 18 hari sebelum berpergian, baik destinasi domestik dan internasional. Jangka waktu itu merupakan tersingkat dibandingkan dengan traveller asal negara di kawasan Asia Tenggara.

infografis agoda | agoda.com
infografis agoda | agoda.com

Bahkan, di kawasan Asia Tenggara, nilai lead times masyarakat Indonesia melakukan reservasi akomodasi Agoda hampir mencakup setengah dari lead times masyarakat Singapura yang rata-rata melakukan reservasi 33 hari sebelum berlibur. Di tingkat dunia, traveller Indonesia berada di peringkat kedua dari 20 negara dengan rata-rata lead times 18 hari sebelum liburan mereka (baik ke destinasi domestik dan internasional), sementara Arab Saudi memimpin peringkat dengan rata-rata 16,9 hari.

Sedangkan traveller yang penuh persiapan adalah mereka yang berasal dari Hong Kong dengan lead time yang rata-rata mencapai 49,4 hari. Disusul Rusia dengan 46,4 hari di peringkat kedua dunia, dan Australia d peringkat ketiga dengan lead time sebanyak 44,3 hari.

“Millennials di Indonesia jelas merupakan generasi yang spesial. Mereka punya rasa percaya diri yang lebih dibanding generasi sebelumnya,” ungkap Gede Gunawan, Country Director Agoda International Indonesia, dalam keterangan pers.

sumber : agoda.com | beritasatu.com | nationalgeographic.co.id

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih8%
Pilih SenangSenang38%
Pilih Tak PeduliTak Peduli8%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau46%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Wow Sekarang Ada Komunitas Generasi Wonderful Indonesia di Tiongkok Sebelummnya

Wow Sekarang Ada Komunitas Generasi Wonderful Indonesia di Tiongkok

Mau Liburan Tahun Depan ? Yuk, Lihat Tanggal Merah di Tahun 2020 Selanjutnya

Mau Liburan Tahun Depan ? Yuk, Lihat Tanggal Merah di Tahun 2020

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.