Wow Kota Di Jawa Barat Ini Bakal Punya Angkot Eksekutif yang Nyaman

Wow Kota Di Jawa Barat Ini Bakal Punya Angkot Eksekutif yang Nyaman
info gambar utama
Transportasi publik saat ini menjadi fasilitas yang sudah seharusnya digalakkan mengingat kapasitas jalanan di Indonesia semakin lama semakin terbatas dibandingkan dengan jumlah kendaraan pribadi. Namun transportasi publik yang berkualitas buruk tidak akan diminati oleh masyarakat sehingga inisiatif untuk meremajakan transportasi publik seperti angkutan kota (angkot) dilakukan. Seperti yang akan diluncurkan oleh Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Jawa Barat yang bakal meluncurkan angkot eksekutif bulan November 2017 mendatang.

Seperti diberitakan ANTARA (7/10) Kepala Dinas Perhubungan Kota Sukabumi, Abdul Rachman menjelaskan bahwa angkot eksekutif tersebut sedang dalam pengerjaan. "Saat ini masih dalam tahap pengerjaan di perusahaan karoseri PT Panca Tunggal. Saat ini rancangbangunnya sudah selesai tinggal tahap finishing," ujar Rachman.

Rachman menjelaskan, bahwa rencana semula angkot eksekutif ini akan diproduksi masal. Namun pihak perusahaan penyedia belum siap sehingga satu purwarupa angkot akan diproduksi untuk menjadi percontohan. Tujuannya adalah agar bisa diketahui dan diminati oleh pengguna jasa angkot.

Angkot eksekutif ini nantinya memiliki tampilan yang agak berbeda dengan angkot pada umumnya di pulau jawa. Yakni tempat duduk yang menghadap ke depan, memiliki air conditioning (AC), Wi-Fi, televisi dan layanan lainnya. Semua fasilitas tersebut disediakan agar penumpang merasa nyaman berada di angkot sehingga menarik minat masyarakat untuk kembali menggunakan transportasi publik. Nantinya, pihak Dishub akan menerbitkan legalitas beroperasinya angkot eksekutif ini.

Dishub agaknya telah memahami bahwa perbaikan pelayanan menjadi aspek yang penting dalam penyediaan transportasi publik. Apalagi, saat ini angkot konvensional mulai tergeser posisinya oleh angkutan berbasis daring atau online yang mulai menjamur di berbagai kota di Indonesia. Transportasi publik di Indonesia harus berbenah bila tidak ingin ditinggalkan oleh penumpang. Oleh karena itu, Dishub telah melakukan komunikasi dengan beberapa koperasi angkot untuk berebenah dari segi pelayanan.

"Angkot perlu ada terobosan atau inovasi dan perbaikan pelayanan agar bisa bersaing dengan angkutan umum berbasis daring yang saat ini tengah marak," kata Rachman.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini