Gaun Desainer Indonesia Jadi Primadona di Miss Grand International 2017

Gaun Desainer Indonesia Jadi Primadona di Miss Grand International 2017
info gambar utama

Perhelatan malam final Miss Grand International 2017 memang telah usai digelar pada 25 Oktober 2017 di Vietnam, namun masih ada cerita membanggakan di balik ajang kecantikan antarbangsa tersebut. Selain prestasi yang ditorehkan Miss Grand Indonesia, Dea Goesti Rizkita, Indonesia juga selayaknya turut berbangga atas prestasi desainer muda Anaz Khairunnas yang gaunnya menjadi primadona pada malam itu.

Pada malam pemahkotaan Miss Grand International 2017, gaun Anaz mendapatkan sorotan karena Ariska Putri Pertiwi, Miss Grand International 2016 dari Indonesia mengenakan gaun malam berwarna keemasan rancangan Anaz untuk pidato perpisahan dan final walk-nya.

Selain itu, karya Anaz nampak dikenakan oleh sejumlah kontestan Miss Grand International 2017 dari luar negeri pada malam itu. Miss Grand Venezuela, Tulia Aleman yang dinobatkan sebagai Runner-Up 1 Miss Grand International 2017 tampil anggun mengenakan gaun Anaz di malam final. Demikian pula Miss Grand South Sudan, Eyga Mojus yang meraih posisi 10 besar juga mengenakan gaun putih buatan karya Anaz sejak babak preliminary.

Miss Grand Belgium, Rachel Nimegeers juga memakai gaun merah yang dipesan khusus dari Anaz, sayangnya gadis Eropa ini tidak berhasil masuk sebagai semifinalis malam itu. Begitu pula Miss Grand Tanzania, Batuli Mohamed juga tampil memakai gaun malam karya Anaz di malam final.

Miss Grand Tanzania mengenakan gaun perak-biru dari Anaz (kiri). Anaz menyiapkan gaun merah untuk Miss Grand Belgium (kanan). (Sumber: Instagram/anazofficial)

Tidak hanya itu, Anaz juga turut mendandani alumni Miss Grand International tahun sebelumnya dengan gaun mewah rancangannya. Sebut saja Claire Elizabeth Parker, Miss Grand International 2015 dari Australia nampak mengenakan gaun hijau rancangan Anaz. Rekan senegara Claire, Miss Grand Australia 2016 dan 2017 pun turut mengenakan gaun dari Anaz malam itu. Claire memang sudah sejak lama mengagumi karya-karya Anaz. Di perhelatan Miss Grand International tahun lalu pun, ratu kecantikan asal Australia ini mengenakan beberapa gaun dari Anaz.

Claire Elizabeth Parker, Miss Grand International 2015 (kanan) bersama Miss Grand Australia 2017 (tengah) dan 2016 (kiri) kompak memakai gaun rancangan Anaz. (Sumber: Instagram/missgrandaustralia)

Tak ketinggalan, para runner-up Miss Grand International 2016, Michelle Leonn asal Amerika Serikat dan Madison Sarra asal Puerto Rico juga kompak mengenakan gaun Anaz pada malam itu. Michelle nampak mengenakan gaun berwarna merah menyala, sedangkan Madison memakai gaun berwarna hitam elegan.

Madison Sarra (kiri), Runner-Up 3 dan Michelle Leonn (kanan) Runner-Up 4 Miss Grand International 2016. (Sumber: Instagram/anazofficial)

Kesuksesan Anaz merancang gaun kemenangan Ariska Putri Pertiwi di Miss Grand International tahun lalu nampaknya semakin mengukuhkan eksistensinya sebagai desainer gaun malam untuk kontes kecantikan. Anaz memang sudah sejak lama turut ambil bagian dalam menyiapkan gaun malam untuk delegasi Puteri Indonesia yang akan berlaga di ajang internasional. Lama-kelamaan namanya dikenal bukan hanya di Indonesia, melainkan juga di mancanegara. Indonesia patut berbangga dengan pencapaian Anaz.

Kesuksesan Anaz ini juga membuktikan bahwa kontes kecantikan internasional tidak hanya sukses memperkenalkan Indonesia di panggung dunia. Namun juga turut berperan dalam mempromosikan ekonomi kreatif karya anak bangsa, khususnya di bidang adibusana. Hal ini pun turut mendorong desainer lain untuk mengikuti langkah serupa. Di antaranya Metty Choa yang mendapat kepercayaan untuk merancang gaun malam Miss Grand Indonesia, Dea Goesti Rizkita yang ditampilkan di malam preliminary dan final Miss Grand International 2017.

Untuk ajang berikutnya, Anaz dipercaya untuk mempersiapkan gaun yang akan dikenakan Puteri Indonesia Pariwisata 2017 sekaligus Miss Supranational Indonesia 2017, Karina Nadila Niab yang akan berlaga di Miss Supranational 2017, Polandia. Kita tunggu saja kiprah desainer Indonesia di panggung dunia selanjutnya!


Sumber: Kompasiana Gambar pendukung: Instagram

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini