Hanya Bisa Ditemukan di Papua, Anggrek Hitam yang sangat Langka

Hanya Bisa Ditemukan di Papua, Anggrek Hitam yang sangat Langka

Anggrek Hitam Papua© Jenistanaman.com

Kita patut bersyukur dan berbangga, bahwa negeri kita Indonesia mempunyai kekayaan flora yang luar biasa. Inilah negeri dengan keragaman dan kekayaan alam yang telah lama menjadi buah bibir dunia. Salah satunya adalah kekayaan kita akan keragaman bunga anggrek.

Anggrek Indonesia terkenal hingga ke seluruh dunia. Salah satu yang paling terkenal adalah anggrek hitam (Coelogyne pandurata). Anggrek hitam Kalimantan sudah lama dikenal dunia, namun ternyata Indonesia juga punya anggrek hitam lain yang tak kalah langka, yakni anggrek hitam Papua.

Dan memang, di Indonesia anggrek hitam hanya dapat ditemukan di Provinsi Kalimantan Timur dan Papua. Tentu saja keduanya mempunyai perbedaan yang cukup mencolok, meski sama sama berwarna hitam.

Anggrek Hitam Kalimantan Coelogyne pandurata | wikipedia
Anggrek Hitam Kalimantan Coelogyne pandurata | wikipedia

Anggrek hitam kalimantan memiliki helai bunga yang dihiasi warna hijau, dan ada pula yang warna bunganya hitam pekat secara keseluruhan. Sementara anggrek hitam Papua ada putik bunga berwarna cerah, kadang merah, ungu, dan putih. Perpaduan warna ini menghasilkan warna yang elegan dan indah. Apalagi, kelopak bunganya, baik bagian luar dan dalamnya berwarna hitam kelam secara merata.

Anggrek Hitam Papua | media.viva.id
Anggrek Hitam Papua | media.viva.id

Melihatnya, konon memberikan kesan tersendiri. Anggun, elegan, dan kuat. Bunganya pun mengeluarkan aroma yang khas. Unik.

Pulau Papua memang merupakan kawasan di Indonesia yang keragaman hayatinya paling kompleks dan kaya. Anggrek Papua diketahui adalah tumbuhan endemik di Papua dan diyakini tidak bisa ditemukan di tempat lain. Selain itu, anggrek hitam Papua ini sungguh sangat susah untuk dibiakkan. Untuk bisa menghasilkan bibit ia harus ditempatkan dalam kondisi dan lingkungan seperti habitat aslinya. Jauh di pedalaman hutan Papua. Bahkan meskipun sudah ditempatkan sedemikian rupa, kemungkinan berhasilnya hanya 20-30 % saja.

Anggrek Hitam Papua | Jenistanaman.com
Anggrek Hitam Papua | Jenistanaman.com

Memang, anggrek berwarna hitam bukan hanya Anggrek Papua. Namun, untuk ciri khusus yang dimiliki si anggrek Papua, dipastikan tidak ada yang menyamainya. Inilah jenis anggrek hitam satu-satunya di dunia, dengan ciri khas yang berbeda.

Indonesia harus melindungi, dan melestarikan kekayaan ini. Salam lestari

Pilih BanggaBangga67%
Pilih SedihSedih4%
Pilih SenangSenang9%
Pilih Tak PeduliTak Peduli2%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi5%
Pilih TerpukauTerpukau13%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Dream Cruise Bawa 4.000 Wisman Nikmati Wisata Kota Surabaya Sebelummnya

Dream Cruise Bawa 4.000 Wisman Nikmati Wisata Kota Surabaya

Pulau-Pulau yang Sangat Bagus di Kepulauan Seribu Selanjutnya

Pulau-Pulau yang Sangat Bagus di Kepulauan Seribu

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.