Eksistensi Kapal Rakyat Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

Eksistensi Kapal Rakyat Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

Festival Parade Kapal Jawa Timur 2017 © Rizkia Yulianti

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Ajang promosi eksistensi dan apresiasi terhadap industri kecil menengah (IKM) kapal rakyat Jawa Timur, diselenggarakan Festival Parade Kapal Jawa Timur 2017 pada 19 November 2107 di pinggiran Pantai Kenjeran, Kecamatan Bulak, Surabaya. Event yang digagas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim ini mengangkat tema “Pahlawan”, telah memasuki tahun kedua dan mendapat tanggapan positif dari masyarakat, diikuti 60 kapal nelayan yang berasal dari daerah Jatim, diantaranya ada dari Pasuruan, Bangkalan, Probolinggu dan Surabaya.

Event ini juga sebagai bentuk dukungan dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Maka penting untuk menyoroti pembangunan industri perkapalan, tidak hanya sekala besar namun juga kapal tradisional dan rakyat. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim, M. Ardi Prasetyawan mengatakan terdapat 426 pulau di Jatim, dan salah satu akses yang dapat ditempuh yakni melalui jalur perairan, maka ini merupakan perberdayaan kapal rakyat sebagai transportasi antar pulau. Disamping itu fungsionalitas dari kapal rakyat yakni untuk berdagang dan nelayan.

Keingintahuan masyarakat soal perkembangan IKM kapal rakyat di Jatim semakin hari semakin tinggi, selain itu Jatim juga didapati banyak tempat perindustrian atau pembuatan kapal rakyat. Dengan adanya kegiatan Festival Parade Kapal Jawa Timur 2017 tersebut bisa memberi gambaran soal kondisi kapal rakyat di daerahnya. Menonjolkan keunikan tersendiri dari daeranya masing-masing. Ini juga sebagai ajang bahwa kapal rakyat tradisional juga layak dilestarikan dan diperkenalkan pada generasi muda.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Festival Parade Kapal Jawa Timur 2017r (© Rizkia Yulianti )
Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)
Festival Parade Kapal Jawa Timur 2017 (© Rizkia Yulianti )

Penilaian berdasarkan 30% estetika, 30% keunikan, 30% entertaiment dan 30% fungsionalitas.Tak hanya kapal, para peserta yang ikut dalam parade itu tidak mau hanya tampil biasa. Dilengkapi dengan kostum, berbagai hiasan dan atribut seperti model kursi pengantin, tumpengan hingga ada yang mengenakan kostum ala masyarakat Papua dan termasuk juga berpenampilan horor dengan menggunakan kostum pocong. Di bibir pantai, ratusan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua terlihat antusias menyaksikan kapal-kapal yang sudah dihias tersebut.

Selain sebagai tujuan wisata pantai, event ini juga mampu memberdayakan perekonomin warga setempat. Mulai dari tukang parkir, pedagang hingga para nelayan itu sendiri. Sepanjang pelaksanaan festival parade kapal, banyak nelayan yang menawari wisata air, dengan biaya terjangkau penumpang diajak untuk berkeliling di area festival kapal.

Foto:

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga43%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang29%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau29%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Pendatang Baru Ikon Bangunan Besar Dunia Ada di Bali Sebelummnya

Pendatang Baru Ikon Bangunan Besar Dunia Ada di Bali

Misteri Tupai Penghisap Darah Pemangsa Kijang yang Hidup di Belantara Borneo Selanjutnya

Misteri Tupai Penghisap Darah Pemangsa Kijang yang Hidup di Belantara Borneo

Rizkia Yulianti
@rizkyuliant

Rizkia Yulianti

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.