SI MANTAP, Teknologi Baru Untuk Pertanian Indonesia Yang Lebih Efisien

SI MANTAP, Teknologi Baru Untuk Pertanian Indonesia Yang Lebih Efisien

Tanaman Padi © Alok Shenoy (unsplash.com)

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian Indonesia merilis sebuah teknologi baru yang dinamakan SI MANTAP (Sistem Informasi Pemantauan Tanaman Pertanian). Dilansir dari litbang.pertanian.go.id (22/11) SI MANTAP adalah layanan berbasis penginderaan jauh yang menyajikan informasi secara dinamis tentang tanaman padi, jagung, tebu, cabai, dan bawang merah. Data yang diberikan berupa peta, tabular, dan grafik yang akan menunjukkan fase perkembangan tanaman. Informasi yang diberikan dapat membantu sistem pertanian menjadi lebih efektif dan efisien. Selain itu, Kepala Balitbangtan, Dr. Muhammad Syakir mengatakan bahwa SI MANTAP ini dapat membantu memantau waktu panen, efisiensi penggunaan pupuk, dan memudahkan pemantauan jika terjadi kekeringan atau banjir.

Peluncuran inovasi teknologi SI MANTAP (21/11/2017), sumber: litbang.pertanian.go.id
Peluncuran inovasi teknologi SI MANTAP di Bogor (21/11/2017), sumber: litbang.pertanian.go.id

“SI MANTAP dapat membantu untuk pengambilan keputusan, baik pemerintah, industri maupun asuransi dalam melindungi petani” lanjut Kepala Balitbangtan, sehingga teknologi sistem informasi ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak khususnya yang berhubungan dengan pertanian. Bukan hanya penggunaannya saja yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak. Pembuatan SI MANTAP ini juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari lembaga di dalama negeri seperti, LAPAN, BPPT, dan IPB, hingga lembaga luar negeri seperti, JAXA-Japan, CSA-Canada, dan NASA.

Ika Dwinita Sofa, Kepala Unit Usaha Pertanian dan Mikro PT. Jasindo menilai bahwa SI MANTAP dapat memudahkan kinerja Jasindo dalam memantau serta melacak lahan pertanian yang diklaim. Lebih lanjut dikatakan bahwa fitur yang ada pada SI MANTAP dapat meningkatkan efisiensi proses dan efisiensi sumberdaya.


Sumber: litbang.pertanian.go.id

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Wah Orang Indonesia Makin Senang Makan Ikan Sebelummnya

Wah Orang Indonesia Makin Senang Makan Ikan

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim Selanjutnya

Membangun Pola Pikir Agile Dalam Tim

Vena Ramdhania Puspaningrum
@vena_ramdhania

Vena Ramdhania Puspaningrum

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.