Wah Orang Indonesia Makin Senang Makan Ikan

Wah Orang Indonesia Makin Senang Makan Ikan
info gambar utama
Indonesia sebagai negara yang digadang-gadang menjadi poros maritim rupanya masih harus lebih giat untuk mempromosikan gaya hidup memakan ikan. Sebab menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, minat masyarakat mengonsumsi ikan Indonesia masih dibawah negara-negara tetangga meskipun tahun ini angka perkapita konsumsi ikan meningkat.

Sebagaimana diberitakan ANTARA (21/11) Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Nilanto Perbowo menjelaskan bahwa saat ini tingkat konsumsi ikan di Indonesia telah mencapai 43,9 kg/kapita/tahun. Angka ini dinilai meningkat signifikan dibandingkan dengan tahun 2014 yang masih berada di angka 38,14 kg/kapita/tahun. Sementara pada tahun 2017 ini ditargetkan konsumsi ikan dapat mencapai angka 47,1 kg/kapita/tahun dan di tahun 2019 mencapai 54 kg/kapita/tahun.

"Konsumsi ikan di masyarakat secara naional dari waktu ke waktu menunjukkan peningkatan signifikan," ujar Nilanto.

Untuk mencapai angka konsumsi ikan yang lebih tinggi KKP melakukan berbagai upaya seperti kampanye manfaat konsumsi ikan. Seperti Gemar Makan Ikan yang telah disosialisasikan secara sistematis mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga masyarakat di desa-desa.

Pun Menteri Kelautan dan Perikanan juga memberikan seruan yang ikonik agar masyarakat tertarik makan ikan. Yakni seruan "Yang tidak makan ikan, saya tenggelamkan."

Tidak hanya mendorong konsumsi di tingkat konsumen, KKP juga terus melakukan pendampingan kepada para nelayan agar kualitas ikan tangkapan tetap dalam kondisi yang baik. Tujuannya adalah, dengan memberikan ikan yang berkualitas konsumen tertarik untuk mengonsumsi.

Nilanto menjelaskan bahwa semakin banyak mengonsumsi ikan maka kesejahteraan nelayan dan keluarganya juga akan meningkat. Sehingga berdampak positif bagi masyarakat yang berada di pesisir.

"Dengan potensi yang sangat luas dan hasil kebijakan reformasi perikanan memberikan peluang kepada warga memanfaatkan nilai ekonomi sektor kelautan perikanan," ucapnya.

Kementerian itu juga terus menerus melakukan pendampingan kepada nelayan agar kualitas ikan yang mereka tangkap dan dipasarkan ke sejumlah negara tetap dalam keadaan segar dan terjaga.

Indonesia sendiri saat ini berdasarkan data FAO yang dikutip dari Mongabay Indonesia terungkap bahwa konsumsi ikan di Indonesia masih kalah dibandingkan negara tetangga seperti Myanmar ataupun Malaysia. Saat ini konsumsi ikan di Myanmar mencapai 55 kg/kapita/tahun sementara Malaysia telah mengonsumsi 58,1 kg/kapita/tahun.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini