Indonesia Raih Penghargaan Tertinggi Melalui Perwakilan Dubes RI

Indonesia Raih Penghargaan Tertinggi Melalui Perwakilan Dubes RI
info gambar utama
Penghargaan yang diberikan kepada Dubes RI | KBRI Khartoum
info gambar

Berkat keaktifan Burhanuddin Badruzzaman dalam meningkatkan hubungan kedua negara antara Indonesia dan Sudan, Presiden Sudan Omar Hasan Ahmad Al-Bashir memberikan penghargaan tertinggi kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Sudan dan Eritrea ini.

Bertempat di kantor kepresidenan Sudan di ibu Kota Khartoum, Presiden Sudan, Omar Hasan Ahmad Al-Bashir menyerahkan langsung penghargaan tersebut ditengah acara pamitan dengan Presiden Sudan Senin, 27 November lalu.

Burhanuddin Badruzzaman telah bertugas sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Sudan dan Eritrea selama hampir 3,8 tahun dimulai pada 2014-2017. Baginya, penghargaan ini tidak hanya kebanggaan pribadi melainkan kebanggaan bagi Bangsa Indonesia tidak terkecuali masyarakat Indonesia yang ada di Sudan, KBRI Khartoum, Mahasiswa, serta Tim Kontingen Indonesia yang ada di Darfur dalam misi perdamaian dunia, yang turut membangun citra positif bagi Bangsa Sudan selama ini.

Disela-sela setelah acara makan malam bersama para staff KBRI Khartoum, Dubes Burhanuddin Badruzzaman menyampaikan pada Sidik Mustaqim, mantan sekjend persatuan pelajar Indonesia (PPI) Sudan 2014-2015, sudah seharusnya sebagai saudara sebangsa untuk turut membantu mengembangkan potensi yang dimiliki atau yang telah diberikan oleh sang pencipta.

Dubes RI untuk Sudan dan Eritrea Burhanuddin Badruzzaman |
info gambar

Dubes Burhanuddin menerangkan bahwa Sudan memiliki sumber daya alam yang melimpah, utamanya dalam bidang peternakan dengan hampir 108 juta ekor sumber daging yang bisa dimanfaatkan untuk memajukan negaranya lewat ekspor. Indonesia termasuk salah satu negara yang membutuhkan sumber dari negara lain. Tidak ada salahnya kita memanfaatkan keadaan ini untuk keuntungan kedua belah pihak.

Ditambah dengan momen kebebasan Sudan dari sanksi ekonomi Amerika Serikat, peluang Sudan bertumbuh menjadi negara besar semakin bertambah. Serta Indonesia yang sedang mencari pilihan pasar non tradisional dan juga pasar-pasar baru yang berambisi sama untuk memajukan ekonomi dan kesejahteraan bagi rakyatnya, dua momen besar ini dapat dimanfaatkan sebagai sebuah bentuk kerjasama antara Indonesia dan Sudan.

Berikut capaian yang telah berhasil dilaksanakan selama periode tugas Dubes Burhanuddin Badruzzaman; kunjungan Presiden Sudan Omar Hassan Al-Bashir ke Indonesia tahun 2016 lalu, trend peningkatan nilai perdagangan sebesar 6,25 persen, 10 persen tren peningkatan arus wisatawan Sudan ke Indonesia, dan jumlah mahasiswa Indonesia di Sudan mengalami peningkatan jumlah yang hingga saat ini mencapai lebih dari 1000 orang, dan lain lain.

Dubes RI meresmikan pembukaan restoran Nusantara di Sudan | Instagram KBRI Khartoum
info gambar


Sumber: Surat oleh Sidik Mustaqim, mantan sekjend persatuan pelajar Indonesia (PPI) Sudan 2014-2015

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini