Desember Mendatang Tiga Bank BUMN Ini Bisa Transaksi Dalam Satu EDC

Desember Mendatang Tiga Bank BUMN Ini  Bisa Transaksi Dalam Satu EDC
info gambar utama
Upaya untuk melakukan efisiensi kinerja perbankan di Indonesia terus dilakukan. Setelah melakukan penyatuan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) oleh bank-bank milik negara, kini giliran penggunaan mesin electronic data capture atau EDC yang akan mampu digunakan beberapa bank sekaligus. Penggunaan EDC untuk beberapa bank sekaligus ini akan diterapkan mulai bulan Desember mendatang.

Sebagaimana diberitakan Katadata.co.id (20/11) bank BUMN yang akan terintegrasi dalam EDC ini adalah Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Negara Indonesia (BNI). EDC terintegrasi itu nantinya akan bisa digunakan di merchant milik enam perusahaan BUMN.

Kerja sama tiga BUMN tersebut telah dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada 20 November lalu. Dan Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengungkapkan bahwa ini akan menghemat biaya. "Satu mesin, semua kartu bisa. Jadi lebih hemat dan lebih mempercepat," kata Gatot.

Ia pun menyatakan bahwa keenam BUMN yang akan menggunakan fasiltias EDC terintegrasi itu meliputi PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Kimia Farma (Persero), PT Pegadaian (Persero), PT Telkom Indonesia (Persero), PT Pos Indonesia (Persero), dan PT Pertamina Retail yang merupakan anka usaha PT Pertamina (Persero). Lewat berbagai merchant itu setidaknya terdapat 400 ribu EDC yang akan terintegrasi.

Upaya integrasi EDC ini dimulai dari perusahaan BUMN yang nantinya secara bertahap diterapkan untuk perusahaan-perusahaan lainnya. "EDC-nya kita harapkan Desember ini bisa dilakukan dengan pilot project enam BUMN tadi," ujar Gatot.

Sementara itu dukungan juga diungkapkan oleh Ketua Umum Himpunan Bank Negara (Himbara) yang juga Direktur Utama Bank BTN Maryono mengungkapkan bahwa penyatuan EDC ini bisa menciptakan nilai tambah yang baik bagi perusahaan-perusahaan milik negara. "Ini sebagai pelopor atau role model. Kalau sudah MoU dan implementasikan, ini akan jadi contoh BUMN lain dan akhirnya himbara menjadi lebih besar," ujar Maryono.

Tidak hanya integrasi EDC tetapi nantinya juga akan dikembangkan EDC yang mampu terhubung dengan sistem operasi ponsel pintar. Sehingga transaksi dapat dialkukan melalui seluler.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini