Terbitnya Good News Aplikasi Informasi & Komunikasi Kesehatan : Varises Indonesia

Varises adalah kelainan pembuluh darah balik (vena) yang ditandai dengan adanya pembuluh darah
yang melebar dan berkelok-kelok sehingga tampak menonjol di bagian paha atau betis. Varises sering
dianggap sepele sehingga tidak segera tertangani.
Apa akibatnya bila varises tidak segera tertangani? Sebagian orang tidak merasa terganggu, bagi
sebagian yang lain tampak kurang enak dipandang, tetapi ada dampak lain yang lebih serius menanti.
Jika dibiarkan berkembang, varises ini akan berlanjut mulai dari perubahan warna kulit, luka yang tidak
kunjung sembuh, bahkan sampai dapat menimbulkan kematian.

Pembuluh darah balik (vena) terutama di daerah tungkai memiliki katup-katup di bagian dalamnya yang
membuka pada satu arah yaitu ke arah mendekati jantung. Pada pembuluh darah balik yang sehat,
katup-katup ini dapat menutup dengan sempurna sehingga mencegah kembalinya darah (refluks) ke
bagian yang lebih jauh dari jantung. Permasalahan pada penyakit varises adalah melebarnya pembuluh
darah balik sehingga katup tidak bisa menutup sempurna dan darah kembali menjauh dari jantung
(refluks). Seperti lingkaran setan, darah yang kembali ke bagian pembuluh darah balik yang lebih jauh
dari jantung mengakibatkan bertambahnya volume darah dan akhirnya menyebabkan diameter vena
makin bertambah besar. Diameter yang semakin bertambah besar mengakibatkan semakin menurunnya
fungsi katup dan semakin banyak darah yang terbendung menyebabkan pelebaran pembuluh darah
vena lebih lanjut.

Gangguan katup vena menyebabkan peredaran darah terhambat. Ketika katup pembuluh vena yang
berfungsi menahan darah terganggu, darah akan terbendung sehingga aliran darah di kaki akan berbalik
(refluks). Kelainan tersebut disebabkan karena posisi kaki yang berada di bawah terlalu lama seperti
berdiri dan duduk terlalu lama; kehamilan dan penggunaan kontrasepsi hormonal; penuaan; dan faktor
genetic serta perubahan hormonal. Sudah saatnya untuk peduli terhadap varises untuk menghilangkan
peredaranan darah yang tidak lancar yang bisa mengganggu metabolisme tubuh kita.

Dr. Niko Azhari Hidayat, Sp.BTKV (Bedah Jantung dan Pembuluh Darah), mengatakan masyarakat perlu
mendapat pemahaman yang komprehensif terhadap varises. “kebanyakan orang memang tidak
menganggap masalah ini serius, sehingga kasus varises yang dideritanya tidak segera tertangani dan
biasanya datang dengan sudah mengalami komplikasi.” Ungkap dokter yang praktek di RS Mitra Keluara
Kenjeran, RS Universitas Airlangga, dan RS Husada Utama Surabaya.

Untuk membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap varises, dr. Niko memanfaatkan
berbagai media digital sebagai saluran informasi dan komunikasi, yaitu Facebook (f varisesindonesia),
Instagram (DR.NIKO_AH), Whatsapp (081332355540), dan website (www.varisesindonesia.id) serta
aplikasi pada playstore & appstore (varisesindonesia). Varises Indonesia menjadi pelopor kampanye peduli varises
yang dikelola oleh dr. Niko dan sejawat yang berdedikasi terhadap penanganan varises. Harapan ke
depannya Varises Indonesia dapat menjadi rujukan utama dalam penanganan varises.

Untuk penanganan varises dr. Niko menerapkan metode laser (EndoVenous Laser Ablation
Therapy/EVLT) yang minim sayatan. Sistem laser hanya menggunakan tusukan jarum yang berfungsi
untuk melakukan ablasi sehingga pembuluh darah yang melebar akan kembali normal. Sistem ini,
diakuinya, merupakan metode baru dengan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dengan efek samping
minimal dibandingkan cara lain. Tindakan laser ini telah mengundang pasien dari berbagai kota baik
dalam maupun luar negeri, seperti Batam, Mataram, Medan, Kendari, hingga Beijing dan Jepang.


Sumber: www.varisesindonesia.id

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu