Mungkin tak pernah kita sangka sebelumnya bahwa kontribusi sektor industri nasional terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional tergolong tinggi yakni mencapai 22%. Besarnya peranan itu membawa kapabilitas manufaktur Indonesia masuk deretan negara dengan kontribusi industri terbesar pada struktur PDB.

Menurut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, jika dilihat kontribusi (sektor industri) pada PDB, Indonesia berada di urutan empat di bawah  Korea Selatan, Tiongkok, dan Jerman. Kemampuan industri Indonesia tentu jauh di atas negara-negara ASEAN lainnya. "Bahkan ditambah industri turunannya, kontribusi manufaktur lebih dari 30%," tambahnya dalam Outlook Industri 2018 di Jakarta, kemarin.

Dia mengungkapkan pertumbuhan tertinggi subsektor industri per triwulan III 2017 meliputi industri logam dasar 10,6%, industri makanan dan minuman 9,49%, industri mesin dan perlengkapan 6,35%, dan industri alat angkutan 5,63%.

Hal itu mencerminkan tingkat kepercayaan industrialis berikut pasar berada dalam jalur yang benar (on the track).

Kemudahan berinvestasi di Tanah Air pun diakui skala global sebagaimana kenaikan tingkat ease of doing business (EoDB) 2018 dari posisi 91 menjadi 72.

Pertumbuhan sektor industri membawa dampak pengganda (multiplier effect), di antaranya perluasan lapangan kerja.

Kementerian Perindustrian, kata Airlangga, dalam hal ini mendorong konsep link and match yang dapat meng-improve kontribusi industri terhadap pengembangan pendidikan vokasi sehingga siswa terdidik nantinya akan sesuai dengan kebutuhan industri.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Industri Johnny Darmawan berpendapat, meskipun kontribusi industri terhadap PDB cukup tinggi, pertumbuhannya cenderung fluktuatif.

Kondisi tersebut, kata dia, tidak lepas dari inkonsistensi kebijakan ataupun regulasi yang dikeluarkan pemerintah.

"Begitu banyak peraturan. Seharusnya pemerintah (lebih) konsisten. Misalnya, mau ada pendalaman industri di Indonesia, ya itu harus diberikan insentif yang konsekuen dan berpihak. Harapannya tentu industri bisa maju, tapi beberapa parameter itu harus jalan," kata Johnny. 

Sumber : Liputan6.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu