Maratua, Surganya Para Penyelam Dunia

Maratua, Surganya Para Penyelam Dunia

Penyelam di Pulau Maratua © Photo by Kakaban Tour

Indonesia memang tak pernah habisnya dengan kekayaan yang dimilikinya, kekayaan alam dimulai dari gunung, pantai hingga alam bawah lautnya.

Salah satu kekayaan alam Indonesia adalah pulau Maratua. Pulau berpenghuni yang terletak di Laut Sulawesi ini merupakan salah satu pulau terdepan di Indonesia.

Pulau Maratua merupakan bagian dari wilayah pemerintah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Jika mendengar pulau Kalimantan Timur, yang terpikir di kebanyakan orang adalah pulau Derawan. Derawan bukan satu-satunya Surga yang berada di Kalimantan Timur. Pulau Maratua memiliki keindahan yang tak kalah dari Derawan.

Untuk mencapai Pulau Maratua, butuh waktu sekitar 1 jam dengan menggunakan kapal cepat dari Pulau Derawan. Letih selama perjalanan akan menguap seketika tatkala Anda menginjakkan kaki di Maratua. Keindahan laut biru jernih di Maratua akan menghipnotis mata siapa pun yang memandangnya.

Pulau Maratua, Kabupaten Berau - Kalimantan Timur 📷 by @lukman_hakim2909 . . . Pulau Maratua adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Laut Sulawesi dan berbatasan dengan negara Malaysia. Pulau Maratua ini merupakan bagian dari wilayah pemerintah Kabupaten Berau, provinsi Kalimantan Timur. Pulau berbentuk kecil panjang dan lengkung tajam ini berada di sebelah selatan dari Kota Tarakan dengan koordinat 2° 15′12″ LU, 118° 38′41″ BT (di bagian batas luarnya). Di pulau ini terdapat Danau Haji Buang dan Danau Tanah Bamban. DI balik ketenaran nama Kepulawan Derawan di Kalimantan Timur, masih ada Pulau Maratua yang tak kalah indah menyajikan hamparan laut birunya. Bahkan, pulau yang satu ini masih jarang dikunjungi, cocok bagi yang ingin berbulan madu atau sekadar menikmati keindahan laut tanpa ingar-bingar. Secara letak, Maratua memang dekat dengan Derawan, cukup satu jam bila menggunakan speed boat. Sedangkan bagi anda dari Jakarta yang ingin datang ke sini bisa melalui Tarakan atau via pelabuhan Tanjung Redep setelah turun di Bandara Kalimarau, Berau. Memang sedikit sulit, karena letak Maratua berada di pulau terluar Indonesia dan berada di perairan Sulawesi yang berdekatan dengan perbatasan Malaysia. Tapi setelah sandar di sana, niscaya anda akan terpukau dengan sajian indahnya hamparan laut biru yang membuat adrenalin langsung ingin menyelam. Maratua bak "surga" bagi para penyelam yang mengagumi dunia lain di bawah laut. Asyiknya, spot yang ditawarkan cukup banyak, meski harga yang ditawarkan cukup mahal tentu hal ini bukan masalah berarti bagi pecinta diving berkantung tebal. Senja di Maratua terasa indah. Suasana hening dan deburan ombak yang mulai meyapu seiring air laut yang pasang menawarkan sensasi yang berbeda, sayangnya akibat kabut asap yang sedang melanda turunnya sang surya di waktu sunset menjadi hilang. Ikan-ikan laut dari beberapa jenis langsung bisa terlihat bermain di bawah dermaga. Mulai dari lion fish sampai pari putih. Uniknya penyu pun suka menampakkan diri di waktu pagi atau menjelang sore hari bermain di permukaan air dangkal. Source: Wikipedia & Kompas

A post shared by Wonderful Nusantara Indonesia (@wonderfulnusantara) on

Istimewanya lagi Pulau Maratua memiliki resort dengan keindahan khas seperti di Maladewa. Wisatawan bisa menjajal penginapan diatas air dengan kamar yang memiliki akses langsung dengan laut.

Suasana yang tenang dan tenteram di Pulau Maratua sangat cocok bagi para wisatawan yang lignin menyegarkan pikiran dan menjauh sejenak dari kebisingan kota.

Tidak hanya itu, Pulau Maratua memiliki keindahan alam bawah laut yang memukau. Terumbu karang yang indah bertipe fringing Reef, didominasi padang lamun dengan jenis Halodule Uninervis beraneka ragam jenis ikan juga turut menemani wisatawan yang pergi menyelam.

Tak heran jika banyak penyelam mengatakannya sebagai surganya para penyelam. Pulau Maratua memiliki banyak spot diving, diantaranya Jetty Dive, Turtle Traffic, Mid Reef, Eel Garden, Hanging Garden, Cabbage Garden, dan The Channel spot. Ketujuh spot diving tersebut memiliki keunikan pemandangan tersendiri.

1. Jetty Dive Spot

Memasuki perairan Maratua di area Jetty Dive spot, para penyelam akan disuguhi pemandangan beragam jenis ikan seperti ikan buaya, kawanan ikan mandarin, harlequin shrimp, gurita biru, terumbu karang raksasa dan banyak lagi lainnya. Keanekaragaman hewan laut yang bisa ditemui di Jetty Dive Spot membuat banyak penyelam yang datang kembali untuk kesekian kali.

2. Turtle Traffic spot

Sedangkan spot diving Turtle Traffic lebih didominasi dengan pemandangan penyu-penyu hijau yang lucu. Bukan hanya penyu hijau, jika beruntung para diver akan menemukan Hawksbill Turtles. Selain penyu, hewan-hewan laut yang bisa ditemui di area ini misalnya lobster, mantis shrimp, belut moray, dan warna-warni terumbu karang yang memesona.

3. Mid Reef

Spot diving Maratua di Mid Reef sering dikunjungi Hiu Thresher dan Nurse Shark. Pemandangan lainnya, para diver akan dimanjakan dengan para penyu-penyu menggemaskan, ikan pari, hawkfish, ikan kakatua, sekawanan kuda laut, dan banyak lagi lainnya.

4. Eel Garden

Seperti namanya, Eel Garden alias taman belut laut banyak dijumpai di spot ini. Eel Garden membentang panjang pada dasar laut berpasir dan dikelilingi terumbu karang warna-warni. Di spot ini pun akan terlihat ikan-ikan tuna spanyol, sekawanan barakuda, dan beragam jenis terumbu karang.

Barracuda point😤😱😱😱

A post shared by Maratua Paradise Resort (@maratuaparadise) on

5. Hanging Garden

Hanging Garden berbentuk seperti dinding vertikal yang menjadi rumah bagi beragam jenis terumbu karang dan ikan. Terumbu karang jenis black coral trees tumbuh dengan subur pada dinding-dinding vertikal Hanging Garden. Mereka tumbuh bersembunyi di balik karang besar. Pada bagian luar dinding vertikal tersebut, diver bisa menemukan hiu dan penyu berenang-renang dengan bahagianya.

6. Cabbage Garden

Karakter spot diving yang satu ini mirip menyerupai Hanging Garden. Ikan-ikan kecil yang hidup di antara terumbu karang bersembunyi di balik Cabbage Garden. Spot ini pun dikenal sebagai tempat berkumpulnya para penyu-penyu.

Di antara spot diving lainnya, Cabbage Garden bisa dibilang spot paling aman untuk para divers yang minim pengalaman.

7. The Channel

Spot diving yang satu ini jadi spot paling menarik dan menantang di perairan Maratua. Di titik penyelaman ini, para divers bisa menjumpai berbagai jenis hiu seperti hiu kepala martil, hiu abu-abu, dan hiu moncong putih.

Yang perlu jadi perhatian, hanya divers dengan jam terbang tinggi yang bisa menyelami spot diving paling ekstrem di Maratua ini.

Tidak hanya berhenti di keindahan alam bawah lautnya saja, pulau maratau juga memiliki birunya gua yang siap memukau mata anda.

Selengkapnya di (Foto) Ah...Birunya Gua di Maratua


Sumber: nationalgeographic.co.id | phinemo.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

10 Hal Unik Yang Perlu Kalian Tahu Dari Tana Toraja Sebelummnya

10 Hal Unik Yang Perlu Kalian Tahu Dari Tana Toraja

"Tanpanya,  Mungkin Saya Jadi Penjual Es di Tebet" Selanjutnya

"Tanpanya, Mungkin Saya Jadi Penjual Es di Tebet"

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.