7 Title Superseries Kevin/Marcus Sepanjang Tahun 2017

7 Title Superseries Kevin/Marcus Sepanjang Tahun 2017

Kevin / Marcus saat menjuarai All England © Photo by The Jakarta Post

Tahun 2017 menjadi tahun bersejarah bagi dunia Bulu Tangkis Indonesia. Pasangan Ganda Putra pebulutangkis Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fenaldi Gideon menciptakan sejarah baru.

Memenangakan gelar juara BWF Dubai World Super Series 2017 pada minggu, 12 Desember, Kevin/Marcus berhasil memecahkan rekor sebagai ganda putra yang paling banyak meraih gelar super series dalam periode satu tahun.

Pasangan yang dijuluki 'The Minions' tersebut berhasil mengalahkan rekor yang di pegang oleh pasangan Korea Selatan Lee Young-Dae/Yeon-seong yang meraih enam gelar superseries dalam setahun.

Kevin/Marcus berhasil mendapatkan tujuh gelar dari 9 final super series yang berhasil dicapainya. Tahun 2017 ditutup dengan kemenangan mereka di Dubai World Super Series Finals. Mereka berhasil mengalahkan pasangan asal tiongkok Lie Cheng/Zhang Nan dua set pertandingan dengan skor 21-16 dan 21-15.

Tahun depan tambah yha~ . . . . #mojok #mojokdotco

A post shared by MDC (@mojokdotco) on

1. All England (Super Series Premier)

Melalui perjuangan yang sulit, Kevin/Marcus berhasil meraih gelar juara All England pertama mereka.

Ganda Indonesia yang menempati unggulan kelima, harus bersusah payah di gim pertama hingga akhirnya unggul 21-19.

Pada gim kedua, Kevin/Marcus sempat unggul 11-5 saat interval gim kedua. Meski sempat dikejar hingga kedudukan 12-10, Kevin/Marcus akhirnya mengakhiri perlawanan Li/Liu dengan skor, 21-14 pada gim kedua.

Kemenangan ini bahkan menjadi trending topic Twitter di Indonesia.

2. India Terbuka (Superseries)

The Minions berhasil menjuarai India Terbuka setelah berhasil membungkam pasangan Indonesia lainnya Angga/Ricky (12/3).

Gelar juara didapatkan Marcus/Kevin di Siri Fort Indoor Stadium, New Delhi, setelah memenangi pertarungan berdurasi 29 menit dengan skor 21-11, 21-15.

Kemenangan Marcus/Kevin di turnamen India Terbuka 2017 ini merupakan gelar kedua selama tahun 2017 setelah All England 2017 dan yang kelima di ajang superseries setelah tahun 2016 lalu mendapat tiga gelar juara yaitu di Australia Terbuka, India Terbuka dan China Terbuka.

3. Malaysia Terbuka ( Superseries Premier)

Kevin/Marcus yang sehari sebelum pertandingan mengaku belum fit justru berhasil mengamankan gim pertama dengan keunggulan 21-14. Keduanya mampu menampilkan permainan agresif yang memaksa lawan lebih banyak melakukan kesalahan.

Namun, situasi berbalik di gim kedua. Pasangan Indonesia mulai kedodoran dan membuat Fu/Zheng mendominasi pertandingan. Skor 21/14 pun akhirnya dimiliki Fu/Zheng.

Gim ketika berlangsung memanas. Kedua pasangan memeragakan permainan cepat dan saling mengandalkan smash keras sejak awal pertandingan. Laga berjalan ketat dan menghadirkan skor sama mulai 3-3, 4-4, dan 5-5.

Pasangan Indonesia sempat unggul 7-5, namun Fu/Zheng kembali memperketat angka dan menyamakan kedudukan menjadi 7-7. Akan tetapi pasangan Indonesia sukses mengakhiri interval gim ketiga dengan skor 11-7.

4. Jepang Terbuka (Superseries)

Ganda putra Indonesia Kevin/Marcus berhasil menumbangkan wakil tuan rumah Takuto Inoue / Yuki Kaneko pada laga final dengan skor 21-12 dan 21-15 dalam waktu 30 menit.

Bertanding di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Minggu (24/9/2017) siang WIB, Kevin / Marcus langsung tampil menyerang sejak awal game pertama. Sergapan Kevin di depan net dan smes keras dari Marcus kerap menyulitkan Takuto / Yuki.

Mereka kerap unggul dalam perolehan poin, mulai dari 6-1 hingga 11-6. Setelah interval, permainan Kevin / Marcus masih sulit dibendung Takuto / Yuki. Game pertama dimenangkan dengan 21-12.

Memasuki game kedua, situasi tidak berubah. Kevin / Marcus masih mendominasi permainan. Mereka unggul 7-3 hingga 11-8. Empat poin yang diraih Kevin / Marcus membuat merela semakin jauh unggul 18-10.

5. China Terbuka (Superseries)

berlangsung di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China (19/11/2017), Kevin/Marcus berhasil menundukkan pasangan Denmark Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-19, 21-11.

Sejak awal gim pertama, kedua pasangan bermain ketat di awal gim pertama, dan duet Denmark berhasil unggul lebih dulu dengan skor 6-3.

Akan tetapi, pasangan Indonesia tak tinggal diam dan terus melakukan perlawanan. Perjuangan Marcus/Kevin pun membuahkan hasil saat mereka berhasil membalikan kedudukan 5-8 menjadi 9-8.

Boe/Mogensen berhasil mengejar dan membuat pertandingan kian sengit. Hingga akhirnya, saat kedudukan 14-13 untuk pasangan Denmark, Marcus/Kevin berhasil mencetak empat angka beruntun untuk kemudian mendominasi laga.

Walau Boe/Mogensen memperkecil jarak 18-19 dan 19-20, kemenangan itu akhirnya hinggap ke duet Indonesia melalui sambaran keras Kevin ke kanan lapangan pasangan Denmark usai menerima servis. Kevin/Marcus pun memastikan kemenangannya dengan skor 21-11 di gim kedua.

6. Hongkong Terbuka (Superseries)

Pertandingan sempat berlangsung alot pada awal-awal gim pertama. Namun, Kevin/Marcus perlahan menemukan ritme permainkan dan unggul 11-5 pada interval pertama.

Setelah itu, Kevin/Marcus semakin dominan. Pukulan-pukulan Kevin/Marcus membuat duo Mads kewalahan dan mengakui kekalahan dengan skor telak 12-21.

Memasuki gim kedua, duo Mads menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Permainan pasangan Denmark tersebut berhasil merepotkan Kevin/Marcus yang tertinggal 10-11 pada interval kedua.

Selepas interval, Kevin/Marcus berhasil bangkit dan mampu mengimbangi permainan cepat duo Mads. Pasangan berjuluk The Minions itu akhirnya menutup gim kedua dengan kemenangan dengan skor 21-18 dalam tempo 37 menit.

7. World Superseries Finals

Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya/Marcus Gideon, sukses menjadi juara BWF Super Series Finals 2017, Minggu (17/12). Kemenangan itu membuat Kevin/Marcus menciptakan rekor di ajang BWF Super Series.

Kevin/Marcus hanya butuh 39 menit untuk mengalahkan ganda putra China, Liu Cheng/Zhang Nan, dengan dua gim langsung 21-16 dan 21-15 pada laga final BWF Super Series Finals 2017.


Sumber: bola.com | tempo.co | cnnindonesia.com | liputan6.com | Tribunnews.com | rappler.com

Pilih BanggaBangga73%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli7%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi7%
Pilih TerpukauTerpukau13%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Startup Unicorn Asal Indonesia Ini Bakal Ekspansi Ke Filipina Tahun 2018 Sebelummnya

Startup Unicorn Asal Indonesia Ini Bakal Ekspansi Ke Filipina Tahun 2018

Karakteristik Perempuan Penulis dan Keberadaannya dalam Sastra Indonesia Selanjutnya

Karakteristik Perempuan Penulis dan Keberadaannya dalam Sastra Indonesia

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.