Wisatawan Asing Rayakan Natal di Lombok dengan Lakukan Tanam Pohon

Wisatawan Asing Rayakan Natal di Lombok dengan Lakukan Tanam Pohon

Evakuasi gatep di Hutan Mini Pawang Rinjani © Foto: Utarakita.com

Puluhan wisatawan mancanegara asal Hungaria dan Brazil merayakan natal dengan berpartisipasi pada acara tanam pohon di daerah Gangga, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Acara tersebut berlangsung pada hari minggu, 24 Desember lalu.

Poster Gawe Gawah | Foto: Gawe Gawah 2017
Poster Gawe Gawah | Foto: Gawe Gawah 2017

Acara tersebut merupakan upaya penghijauan rangkaian dari Gawe Gawah, ritual tahunan yang diadakan warga lokal sebagai ungkapan syukur pada alam, diprakasai oleh komunitas cinta lingkungan asal Lombok, Pawang Rinjani.

Bibit yang ditanamkan pada Gawe Gawah 2017 | Foto: Utarakita
Bibit yang ditanamkan pada Gawe Gawah 2017 | Foto: Utarakita

Mark Gauder, 38 tahun merupakan salah satu wisatawan mancanegara asal Hungaria yang berpartisipasi dengan 10 teman lainnya untuk penanaman pohon. Ia mengucapkan bahwa inilah caranya dan 10 teman lainnya merayakan natal di Lombok.

Selain itu ada pula Daniel, selama ini, Daniel dan keluarganya selalu memotong pohon setiap tahun untuk merayakan Natal. Pada Natal tahun ini Daniel dan keluarga memang berniat menanam pohon di Lombok. "Kami berharap, penanaman kembali pohon ini bisa menjadi kompensasi pohon-pohon yang telah ditebang," kata Daniel. Daniel bermaksud ingin mengajarkan kepada anak-anaknya tentang nilai menghormati alam dan mahami arti melestarikan lingkungan.

Sedangkan Josep, warga negara asal Brasil yang sudah bermukim selama 29 tahun di Indonesia, mengampanyekan segudang manfaat pohon Nimba. Dia juga membawa hadiah dua bibit kurma untuk ditanam di Green Camp Pawang Rinjani.

Selain para wisatawan mancanegara yang menanamkan 100 bibit flamboyan di daerah Gangga, ratusan siswa Sekolah Menengah Atas dan organisasi-organisasi yang bergerak pada bidang lingkungan turut berpartisipasi pada acara tersebut.

Acara tersebut dihadiri oleh Yulianto selaku pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Djohan Samsu selaku pembina Pawang Rinjani Lombok, dan Farouk Muhammad selaku anggota parlemen NTB.

Abdullah Apink Al Kaff selaku juru bicara Pawang Rinjani Lombok mengatakan bahwa bencana yang baru-baru saja terjadi di NTB merupakan dampak dari penggundulan hutan besar-besaran. Abdullah berharap Gawe Gawah dapat meningkatkan kesadaran semua pihak untuk melindungi lingkungan sekitar.

"Pesan dari Gawe Gawah ini supaya semua lapisan masyarakat dapat berkontribusi pada konservasi lingkungan mereka masing-masing," ucap Abdullah.

Sumber: Jakarta Post | Tempo

Pilih BanggaBangga20%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang80%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Tim Redaksi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Sjafruddin Prawinegara, Presiden RI Kedua Yang Terlupakan Sebelummnya

Sjafruddin Prawinegara, Presiden RI Kedua Yang Terlupakan

Bukber Minim Sampah dan Puasa Plastik Isi Ramadhan di Bali Selanjutnya

Bukber Minim Sampah dan Puasa Plastik Isi Ramadhan di Bali

0 Komentar

Beri Komentar