Taman Pelangi, Ikon Wisata Baru Kota Surakarta

Taman Pelangi, Ikon Wisata Baru Kota Surakarta
info gambar utama

Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) kini tak hanya bisa dikunjungi pada siang hari. Kini kebun binatang di Solo itu punya taman lampion yang bisa dinikmati pada malam hari.

Taman lampion tersebut merupakan hasil kerja sama TSTJ dengan Taman Pelangi. Taman Pelangi baru saja diresmikan Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, Jumat, 22 Desember 2017 kemarin. TSTJ kini bukan hanya kebun binatang, tetapi juga taman lampion.

TSTJ pada malam hari. Foto: The Jakarta Post
info gambar


Terdapat ribuan lampion berbentuk berbentuk bunga-bunga kecil yang menghiasi hampir seluruh bagian di TSTJ. Terdapat pula sekitar 600 lampion berukuran lebih besar dengan bentuk seperti pohon, naga, ikan hiu dan hewan lainnya.

Selain itu, disediakan pula wahana permainan untuk anak-anak, di antaranya komidi putar, bom bom car dan kereta mini.

Air mancur menari Taman Pelangi. Foto: The Jakarta Post
info gambar

Secara keseluruhan, Taman Pelangi Jurug membutuhkan daya listrik sebesar 180 ribu watt. 80 ribu watt di antaranya khusus digunakan untuk dancing fountain. Sisanya digunakan untuk taman lampion dan wahana permainan.

Direktur Taman Pelangi, Agung Riyadi, mengatakan telah menghabiskan Rp 15 miliar untuk membangun Taman Pelangi Jurug. Dia menargetkan ada 2 ribu pengunjung yang hadir setiap harinya.

Lampion elang di Taman Pelangi. Foto: The Jakarta Post
info gambar



"Tiket masuk Taman Pelangi dihargai Rp 20 ribu. Sedangkan pada hari libur dan akhir pekan, tiket dihargai Rp 25 ribu," kata Agung pada Detikcom.

Seperti yang dilansir Solopos, pengunjung juga bisa menikmati tontonan dancing fountain atau air mancur menari bertaraf internasional. Air mancur dipasang di tengah danau yang berjarak 30 meter dari bibir danau.

Air mancur menari di Taman Pelangi. Foto: The Jakarta Post
info gambar



"Air mancur ini lebarnya 18 meter dengan tembakan ke atas mencapai 30 meter. Akan ada banyak efek lampu dan efek api."

Sementara itu, Direktur TSTJ, Bimo Wahyu Widodo, mengatakan pada hari pertama diresmikan, Taman Pelangi dikunjungi oleh 3 ribu pengunjung. Jumlah tersebut diperkirakan stabil selama libur Natal dan Tahun Baru 2018.

"Libur Nataru ini kita targetkan ada 40 ribu pengunjung untuk pagi dan malam," tutupnya.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini