Kebun Binatang Surabaya Pilihan Asyik Mengisi Liburan

Kebun Binatang Surabaya Pilihan Asyik Mengisi Liburan

Pengunjung melihat atraksi wahana Gajah di Kebun Binatang Surabaya (KBS) © Dok. Panca Nugraha

Kebun Binatang Surabaya (KBS) masih menjadi salah satu magnet wisata di Kota Pahlawan, Surabaya, terutama bagi wisatawan lokal dan domestik mengisi liburan.

Penataan KBS juga semakin asri dan makin asyik dikunjungi. Selain beragam satwa yang bisa dilihat, beberapa wahana yang mengasyikan juga tersedia di KBS.

Tak heran jika musim liburan akhir tahun 2017 ini, jumlah pengunjung di KBS seperti membludak.

Pengunjung yang datang bukan hanya keluarga menggunakan sepeda motor dan mobil, tapi juga banyak kunjungan rombongan wisatawan menggunakan bus perjalanan wisata.

Selama libur panjang Natal dan Tahun Baru ini, pengelola KBS mencatat sedikitnya ada 25 ribu - 27 ribu pengunjung setiap hari yang datang ke KSB.

Jumlah ini mengalami lonjakan jika dibanding dengan hari-hari biasa yang pengunjungnya rerata 10 ribu pengunjung per hari.

"Selama libur Natal dan Tahun Baru 2018 ini, jumlah pengunjung melonjak. Rata-rata bisa sampai 25 ribu - 27 ribu per hari," kata Humas Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) Kebun Binatang Surabaya (KBS), Lely Widia Arisandi, seperti dikutip Antara.

PDTS KBS telah mempersiapkan beragam wahana yang bisa dinikmati pengunjung seperti breakfast with elephant.

Dengan paket ini pengunjung sudah dapat melihat atraksi dan menunggang Gajah, sekaligus dapat sarapan dengan menikmati sajian kuliner khas Surabaya.

"Satu paket foto dengan satwa-satwa kami seperti gajah, kemudian reptil dan lainnya," katanya.

Meski padat pengunjung, namun areal KBS yang luasnya mencapai 15 hektare itu, tetap bisa menampung dengan kenyamanan. Sebab, kapasitas KBS sendiri bisa mencapai 60 ribu pengunjung.

Untuk menjaga ketertiban sekitar lokasi, KBS bekerja sama dengan Satpol PP, Linmas, Polsek Wonokromo dan menambah tenaga keamanan.

"Kami juga mendapatkan bantuan dari Pramuka," jelas Lely.

Dua orang anak berfoto dengan latar belakang satwa Unta, di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Foto: KATAKNEWS.com
Dua orang anak berfoto dengan latar belakang satwa Unta, di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Foto: KATAKNEWS.com

Untuk keamanan dan kenyamanan pengunjung, Kapolsek Wonokromo Kompol I Gede Suartika mengingatkan, agar pengunjung tidak memakai atau membawa barang-barang berharga yang dapat memicu orang untuk melakukan tindak kejahatan.

“Biasanya di pintu masuk, anggota kami sudah mengingatkan melalui megaphone agar tidak membawa atau memakai barang berharga yang dimaksud tersebut,” kata Kompol I Gede Suartika.

Untuk yang beramai-ramai atau rombongan, Suartika mengingatkan agar selalu waspada dengan sanak saudara yang masuk dalam rombongannya.

“Nah kalau rombongan ini harusnya kompak kan, masuk bersama-sama keluarnya juga harus sama-sama. Tidak boleh jalan sendiri-sendiri,” imbuhnya.

Menurutnya, hal ini penting disampaikan mengingat Kebun Binatang Surabaya masih masuk wilayah hukum Polsek Wonokromo.

“Kami buka pos pengamanan di depan KBS, silahkan kalau ada pengunjung yang ingin bertanya atau melaporkan adanya kejadian-kejadian bisa langsung datang ke sini,” tambah Suartika.

Tak hanya itu, dalam patrolinya itu Kompol Gede Swartika juga mengingatkan ke sejumlah pengunjung untuk meningkatkan kewaspadaannya agar tidak menjadi korban kejahatan seperti copet atau gendam yang bisa saja dialami mereka.

Dengan merogoh kantung untuk masuk sebesar Rp15 ribu per orang, pengunjung sudah bisa menikmati beragam pilihan rekreasi di KBS.

Mulai melihat-lihat dan mengenal jenis-jenis satwa secara langsung, memanfaatkan joging trek untuk jalan santai, berfoto ria bersama keluarga di spot-spot selfie yang tersedia.

Soal bekal makanan dan minuman tak perlu khawatir, sebab di lokasi KBS tersedia lapak khusus warung kuliner yang menyediakan aneka makanan dan minuman.

Mau bawa souvenir, di dalam KBS juga menyediakan jasa cetak kaos langsung jadi. Pengunjung bebas memilih, gambar yang terpasang di kaos, bisa berfoto dengan satwa-satwa liar seperti Gajah, Harimau, Singa, bahkan Komodo.

"Cukup puas lah berkunjung ke sini (KBS). Selain mengisi liburan, sekalian mengajari anak mengenal dunia satwa," kata Ayu Kusuma Sari, yang mengajak putranya yang masih balita, Elank Kusuma Nugraha jalan-jalan ke KBS.


Sumber: KATAKNEWS

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang75%
Pilih Tak PeduliTak Peduli25%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Teknologi Pengawetan Pangan Tanpa Bahan Pengawet Sebelummnya

Teknologi Pengawetan Pangan Tanpa Bahan Pengawet

Indonesia akan Gelar Formula 1 di Mandalika. Siapkah? Selanjutnya

Indonesia akan Gelar Formula 1 di Mandalika. Siapkah?

0 Komentar

Beri Komentar