Negara Pengekspor Kopi Terbesar di Dunia

Negara Pengekspor Kopi Terbesar di Dunia

Coffe © Photo by Nathan Dumlao / unsplash.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kopi merupakan minuman universal yang dinikmati hampir seluruh masyarakat di dunia. Kopi tak pernah memilih siapa yang layak menikmatinya, karena dihadapan kopi kita semua sama. Melalui kopi orang-orang bisa melewati berbagai batasan suku, agama, ras dan gender. Lebih bisa berekspresi dan melupakan permasalahan yang membelenggu.

Segelas kopi adalah lebih baik bagi seorang penikmat kopi. Sejak dahulu sampai sekarang kopi adalah teman yang menemani dikala apapun, sehingga tingkat konsumsi kopi di seluruh dunia meningkat dan kebutuhan kopi menjadi salah satu yang harus ada di satu negara.

Negara ekspor kopi terbesar | foto : ico.org
Negara ekspor kopi terbesar | foto : ico.org

Berdasarkan data yang dirilis oleh International Coffee Organization (ICO) tahun 2016/2017, ada 5 negara sebagai pengekspor kopi terbesar di dunia.

1. Brazil

Negara di bagian Selatan Amerika yang memiliki iklim subtropis ini tercatat sebagai pengekspor kopi terbesar di dunia. Brazil mencatat jumlah ekspor kopi 1.894.800 ton atau setara dengan 31,58 million bags.

Meskipun memiliki jenis kopi Robusta, tapi kopi Jenis Arabikalah yang menjadi andalan Brazil. Aroma dan cita rasa yang unik dari kopi arabika Brazil, serta jumlah komoditas yang melimpah menjadikan kopi ini sangat populer.

Kopi Arabika Brazil sudah mendunia dan diekspor ke berbagai belahan dunia mulai dari Eropa, Amerika, sebagian Afrika, hingga Australia.

2. Vietnam

Vietnam merupakan negara ekspor kopi terbesar kedua. Belakangan ini memang kopi vietnam sedang populer di Indonesia. Kopi Vietnam lebih sering disajikan dengan cara ditambahkan es batu dan susu kental manis.

Kopi ini terkenal ampuh membuat mata tetap melek dan anti ngantuk. Jumlah ekspor kopi Vietnam pada tahun 2017 mencapai angka 1.367.000 ton.

3. Kolumbia

Petani-petani kopi di Kolumbia sangat memperlakukan kopi dengan baik. Kopi-kopi yang dipanen hanya diangkat dengan keledai dan mobil khusus, tujuannya adalah agar cita rasa kopi tetap terjaga dengan baik. Oleh UNESCO bahkan wilayah perkebunan Kolombia yang meliputi Antioquia, Caldas, Risaralda, Quindío, Tolima, dan Valle del Cauca ditetapkan sebagai Warisan Dunia.

Kolumbia tercatat di nomor tiga dengan total ekspor kopinya sebar 809.400 ton.

4. Indonesia

Nah ternyata di posisi ini ada Indonesia negara kita tercinta yang ternyata berada di urutan keempat sebagai negara pengekspor kopi terbesar di dunia, dengan jumlah ekspor mencapai angka 666.000 ton pada tahun 2017. Kopi di Indonesia memiliki sejarah yang panjang sejak era kolonialisme Belanda di Indonesia.

Kopi Indonesia terdiri dari banyak varian dari berbagai daerah. Kamu pasti pernah dengar nama kopi kintamani dari Bali, Kopi Gayo asal Aceh, Kopi Flres, Kopi Joss di Jogja, Kopi Sidikalang dan lain sebagainya. Bahkan Indonesia memiliki kopi dengan harga termahal sedunia, yaitu kopi luwak. Kalau kamu kepikiran untuk ternah luwak, boleh juga tuh untuk invesatasi.

5. Honduras

Pada abad ke-18, kopi dikenalkan dinegara bernama Honduras. Pada saat bersamaan, Honduras dikenal sebagai penghasil pisang terbesar di dunia. Akan tetapi bergerak ke abad 21, kopi diangkat sebagai komoditi paling penting Honduras bahkan menggatikan pisang sebagai andalannya.

Kini Honduras mampu meningkatkan suplainya, pada tahun 2017 negara ini mampu mengekspor kopi sebesar 437.400 ton.


Sumber: meagri.com | ico.org

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga64%
Pilih SedihSedih4%
Pilih SenangSenang14%
Pilih Tak PeduliTak Peduli4%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi4%
Pilih TerpukauTerpukau11%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Inilah Jenis Lebah Budidaya di Desa Penyangga Tesso Nilo Sebelummnya

Inilah Jenis Lebah Budidaya di Desa Penyangga Tesso Nilo

Aturan Baru WhatsApp Soal ‘’Meneruskan’’ Pesan Selanjutnya

Aturan Baru WhatsApp Soal ‘’Meneruskan’’ Pesan

Nurul Arifin
@arale

Nurul Arifin

endblogg.blogspot.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.