Infrastruktur kereta api di Indonesia terus berkembang seiring dengan semakin populernya moda transportasi kereta api di Indonesia. Pembangunan seperti rel, jembatan maupun stasiun pun dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan pada masyarakat. Termasuk pembangunan terowongan untuk mempersingkat jalur rel kereta api sehingga jarak tempuh menjadi lebih singkat. 

Terowongan kereta api di Indonesia ternyata tidak hanya menjadi infrastruktur pendukung jalur rel, tetapi juga dapat menjadi atraksi tersendiri untuk moda transportasi yang kerap menembus wilayah-wilayah terpencil ini. Itu sebabnya, terowongan kereta api kerap menjadi ikon bagi beberapa wilayah yang dilalui kereta api. Utamanya terowongan yang cukup panjang. 

GNFI pun mencoba untuk mengumpulkan daftar terowongan-terowongan kereta api terpanjang di Indonesia. Dan berdasarkan daftar tersebut, ditemukan bahwa kebanyakan terowongan ini dibangun di masa pendudukan Belanda dan ternyata masih kokoh berdiri hingga saat ini dan masih aktif.

Di mana sajakah terowongan terpanjang yang masih aktif tersebut? Berikut adalah daftarnya.

8. Gunung Gajah

Terowongan Gajah (Foto: Anang Adhi/youtube.com)
Terowongan Gajah (Foto: Anang Adhi/youtube.com)

Dibangun tahun 1924-1925 oleh arsitek Belanda, Willem dan saat itu diberi nama Willem Synja Tunnel. Namun karena terletak di Kelurahan Gunung Gajah, Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan terowongan ini dikenal juga sebagai terowongan Gunung Gajah. Terowongan trek tunggal ini memiliki panjang 368 meter yang menghubungkan kota Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawan dengan Kota Lubuk Linggau. 

7. Terowongan Dwi Bakti Karya

Terowongan Dwi Bakti Karya (Foto: Rayvaldo Kiki/youtube.com)
Terowongan Dwi Bakti Karya (Foto: Rayvaldo Kiki/youtube.com)

Dibangun pada tahun 1969 dan terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur menjadikan terowongan ini salah satu terowongan kereta pertama yang dibangun oleh Republik Indonesia. Terowongan yang memiliki panjang 400 meter ini menghubungkan stasiun Pohgajih, Blitar dengan stasiun Sumberpucung di Kabupaten Malang. 

6. Terowongan Tebing Tinggi

Terowongan Tebing TInggi
Terowongan Tebing TInggi

Terowongan ini berada di Saungnaga, Tebing Tinggi, Sumatra Selatan dan masih aktif digunakan. Terowongan ini dibangun 1928-1929 di masa kolonial Belanda dan memiliki panjang 424 meter. 

5. Terowongan Ijo

Terowongan Ijo (Fauzan Fidadi / flickr.com)
Terowongan Ijo (Fauzan Fidadi / flickr.com)

Dibangun sejak tahun 1885-1886 menjadikan terowongan ini sebagai salah satu terowongan kereta tertua di Indonesia. Terowongan yang memiliki panjang 580 meter ini dibangun oleh kolonial Belanda dan masih berfungsi hingga sekarang. Namun terowongan yang memiliki trek tunggal ini nantinya akan tergantikan dengan terowongan baru yang memiliki trek ganda dan menghubungkan Kroya dengan Kutoarjo.

4. Terowongan Lampegan

Terowongan Lampegan (Foto: edratna.wordpress.com)
Terowongan Lampegan (Foto: edratna.wordpress.com)

Bertanda tahun 1879-1882 itu artinya terowongan ini juga merupakan salah satu yang tertua di Indonesia Terowongan yang berada di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ini mulanya memiliki panjang 687 meter dan digunakan oleh kolonial Belanda untuk mengangkut hasil produksi bumi Cianjur. Namun terowongan ini sempat runtuh dan direnovasi kembali dengan panjang 415 meter. Kini terowongan Lampegan menjadi bagian dari perjalanan kereta api rute Sukabumi-Cianjur dan telah menjadi kawasan cagar budaya. 

3. Terowongan Mrawan

Terowongan Mrawan (Foto: hidupdalamrasasyukur.blogspot.co.id)
Terowongan Mrawan (Foto: hidupdalamrasasyukur.blogspot.co.id)

Terletak disebelah Barat Stasiun Mrawan, Sidomulyo Kabupaten Jember. Terowongan ini menembus Gunung Gumitir yang membatasi wilayah Kabupaten Jember dengan Kabupaten Banyuwangi. Terowongan ini dibangun di masa kolonial Belanda di tahun 1901-1902 namun baru usai pada tahun 1910 dan memiliki panjang sekitar 690 meter. 

2. Terowongan Eka Bakti Karya

Terowongan ini merupakan pasangan kembar dari terowongan Dwi Bakti Karya (DBK). Dari namanya, terowongan ini merupakan terowongan pertama dibandingkan terowongan DBK yang dibangun oleh pemerintah Republik Indonesia di jalur kereta Blitar-Malang. Terowongan ini dibangun pada tahun 1969 dan memiliki panjang 850 meter. 

1. Terowongan Sasaksaat

Dibangun pada tahun 1902-1903 Terowongan Sasaksaat merupakan terowongan terpanjang yang masih aktif saat ini di Indonesia. Terowongan ini dibangun di masa kolonial Belanda dan berada di Kabupaten Bandung Barat di Jawa Barat. Terowongan yang memiliki kemiripan dengan terowongan Mrawan di Jember ini memiliki panjang 949 meter.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu