Angkutan logistik merupakan salah satu elemen penting dalam perekonomian. Sementara di Indonesia bentang alam yang merupakan kepulauan adalah tantangan besar bagi para pelaku usaha di Tanah Air. PT Pelni (Persero) sebagai perusahaan pelayaran Indonesia yang memberikan solusi untuk keperluan transportasi masyarakat dan logistik pun terus melakukan upaya inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Seperti yang baru-baru ini dilakukan yakni, meluncurkan aplikasi "Reservasi Cargo Pelni Logistics". Aplikasi ini akan bisa membantu setiap pelaku usaha yang membutuhkan jasa pengiriman barang. 

Sebagaimana diberitakan Indotelko (5/1) Corporate Secretary Pelni Didik Dwi Prasetio mengungkapkan bahwa aplikasi ini merupakan upaya mempermudah pemilik barang untuk melakukan pemesanan kontainer lebih cepat dan pasti. "Aplikasi ini sangat mudah digunakan, cukup memasukan jumlah kontainer yang ingin dipesa, kemudian akan tampil jadwal kapal yang tersedia serta biaya yang dibutuhkan. Diakhir pesanan aplikasi secara otomatis mengirimkan kode pemesanan ke email pemesan untuk selanjutnya tinggal melakukan pembayaran melalui ATM. Cepat, efisien dan transparan," ujar Didik. 

Aplikasi yang tersedia di Playstore ini untuk sementara masih melayani tiga kapal dan 12 kota pelabuhan yang dilalui kapal penumpang Pelni. Nantinya jumlah tersebut akan terus bertambah. Pada akhir April, ditargetkan telah ada 26 kapal penumpang pelni yang mampu melayani dan menjangkau 96 kota pelabuhan di Indonesia. 

Lewat aplikasi ini diharapkan akan mampu berkontribusi pada perolehan laba Pelni Logistics anak usaha PT Pelni hingga RP 49 miliar. "Ya target kami seperti itu tahun ini," kata Direktur Utama Pelni Logisctics Suharyanto seperti dikutip dari ANTARA

Perkembangan sektor logistik pun tidak hanya mendorong untuk berinovasi melalui teknologi digital, tetapi juga meningkatkan kapasitas layanan dan bersinergi dengan perusahaan negara lainnya. Pelni pun berencana menambah 1.200 kontainer baru.

Sementara langkah sinergi, telah dilakukan PT Pelni dengan beberapa perusahaan seperti Haka Aston, Pos Logistics, Pupuk Indonesia dan Semen Indonesia. "Sejak awal Agustus 2017 bersama Semen Indonesia, perusahaan telah melakukan pengiriman semen perdana dari Pelabuhan Makassar ke Pelabuhan Pomako Timika," katanya. 

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu