Pelayanan kesahatan merupakan salah satu kebutuhan yang harus diberikan pada setiap orang. Namun akses kesehatan sering kali masih belum maksimal sehingga masyarakat kesulitan untuk menerima tindakan medis. Oleh karena itu PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi IV Semarang kini berinisiatif untuk membuka klinik kesehatan di sebelah Stasiun Poncol Semarang. 

Sebagaimana diberitakan ANTARA (8/1) Kepala PT KAI Daops IV Semarang, Wiwik Widayanti mengungkapkan bahwa klinik ini ditujukan untuk masyarakat di Semarang khususnya sekitar Stasiun Poncol. Klinik yang diberi nama Klinik Mediska Semarang Poncol tersebut juga membuka pelayanan bagi pegawai PT KAI. 

Berbagai fasilitas cukup baik disediakan di klik tersebut seperti poli umum, poli gigi, ruang laboratorium, ruang gawat darurat, apotek dan ruang tunggu pasien. "Pelayanan kesehatan akan diberikan secara baik karena klinik oleh tujuh orang tenaga medis profesional dari PT KAI sudah mengantongi STR (surat tanda registrasi)," jelas Wiwik. 

STR merupakan surat yang diterbitkan oleh Dinas Kesehatan untuk para tenaga medis. Sehingga seluruh petugas medis di Klinik Mediska telah terjamin kemampuannya. "Harapan kami keberadaan klinik ini bisa membantu pelayanan kesehatan bagi masyarakat, apalagi bisa juga melayani pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan," ujarnya. 

Sementara itu Kepala Humas PT KAI Daops IV Semarang Suprapto pun mengungkapkan bahwa klinik ini akan beroperasi selama 24 jam dan akan tersedia meluas di berbagai daerah operasi yang dimiliki oleh KAI. "Saat ini baru tahap pertama. Artinya ke depannya akan terus dikembangkan dengan cakupan pelayanan yang lebih luas, terutama dalam fasilitas kesehatna yang dimiliki," ungkapnya.

Di Indonesia KAI sendiri memiliki sebanyak sembilan daerah operasi yang tersebar di berbagai wilayah di pulau Jawa. Di luar Jawa seperti di Sumatra, KAI menggunakan istilah Divisi Regional Kereta Api Indonesia untuk mengelola lalu lintas dan operasional kereta api dan sampai saat ini telah berjumlah empat divisi regional. 

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu