Ini lah 4 Inovasi Teknologi Buatan Indonesia Untuk Para Peternak dan Petani

Ini lah 4 Inovasi Teknologi Buatan Indonesia Untuk Para Peternak dan Petani

Illustrasi perkebunan apel malang © Pemilik Gambar

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Di zaman yang sudah maju perkembangan teknologi seperti sekarang ini, memungkinkan siapa saja untuk dapat memanfaatkan teknologi tersebut, tidak terkecuali para peternak dan petani di Indonesia. Kini telah ada empat inovasi teknologi karya anak bangsa Indonesia, aplikasi berbasis Android dan iOS yang dapat memudahkan para peternak dan petani.

  1. CI-Agricuture

CI-Agriculture adalah sebuah platform yang lahir dari Mediatrac (sebuah perusahaan big data analisis terkemuka di Indonesia). CI-Agriculture hadir untuk memberikan solusi kepada para petani dengan sistem manajemen berbasis analis cuaca, sensor tanah, citra satelit, serta drone untuk membantu permasalahan pertanian dari mulai pengolahan lalahn hingga penjualan. CI-Agriculture memiliki tiga produk utama, yaitu:

  1. Agritrack, yaitu sebuah sistem informasi untuk supply chain komoditi pertanian, yang menghubungkan petani, distributor pasar, dan pembeli akhir. Setiap titik akan dibekali aplikasi mobileuntuk memantau dan melaporkan informasi permintaan, ketersediaan, dan permasalahan lain yang terjadi di lapangan. Melalui sistem crowd sourcing ini, nantinya data yang telah terkumpul akan digunakan untuk memberikan rekomendasi kapan waktu yang tepat untuk memanen, dan memprediksi harga.
  2. Crop Insurance, yaitu sebuah sistem yang memberi saran tentang model asuransi yang tepat antara lembaga asuransi dan petani.
  3. Crop Accurate, sebuah sistem pemandu kegiatan bertani (penanaman benih, memberi pupuk, penggunaan obat) dengan bantuan drone dan remote sending.
  1. Petani 8Villages

Platform petani 8Villages berisi tentang berita terkini seputar pertanian dan media pemasaran produk. Petani juga bisa berkonsultasi dengan para ahli dan mengetahui perkembangan teknologi bidang pertanian melalui aplikasi ini. aplikasi ini juga bekerja sama dengan XL Axiata dan Fakultas Pertanian Universitas Gajah Mada.

  1. Habibi Garden

Habibi garden adalah sebuah platform di bidang pertanian dan perkebunan yang membantu mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dengan teknologi yang memantau dan menjaga kondisi tanaman secara otomatis. Dengan sensor, Habibi Garden mengumpulkan data temperature, intesitas cahaya, kelembapan udara, kadar air di dalam tanah, serta nutrisi apa saja yang ada di tanah.

  1. E-fishery

E-fishery merupakan aplikasi buatan anak bangsa, aplikasi ini adalah aplikasi untuk memberi makanan kepada ikan secara otomatis, terjadwal dan sesuai takaran. Dalam usaha budidaya ikan, biaya yang dikeluarkan pemilik kolam untuk pakan dapat mencakup 60-70% total biaya produksi. Meski demikian, pemberian pakan dengan cara tradisional, yakni menggunakan tangan atau hand-feeding, dinilainya tidak efisien. Dengan pemberian pakan yang terjadwal dan dengan 'dosis,’ eFishery telah terbukti dapat menurunkan jumlah pakan yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu kilogram daging -disebut Food Convertion Ratio (FCR)-hingga 24%. Dengan kata lain, penggunaan pakan menjadi lebih efisien.

Lewat aplikasi di ponsel Android, pengguna dapat mengatur frekuensi dan jadwal pemberian pakan serta takarannya. Pemilik kolam juga dapat mengunggah jumlah pakan yang digunakan ke server internet untuk referensi di masa depan.


Sumber: cnnindonesia.com, bbcindonesia.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga68%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang12%
Pilih Tak PeduliTak Peduli2%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi10%
Pilih TerpukauTerpukau7%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Kain Lurik Karya Desainer Indonesia Pukau Dunia di Jerman Sebelummnya

Kain Lurik Karya Desainer Indonesia Pukau Dunia di Jerman

Jamur Tudung Pengantin, Jamur Cantik yang Tumbuh di Indonesia Selanjutnya

Jamur Tudung Pengantin, Jamur Cantik yang Tumbuh di Indonesia

Sita N
@narriswari_

Sita N

1 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.