Penangkaran Buaya Terbesar Se Asia Tenggara Ada di Kota Medan

Penangkaran Buaya Terbesar Se Asia Tenggara Ada di Kota Medan

Illustrasi Buaya© http://bolazola.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Apa yang ada dipikiran kawan GNFI ketika mendengar nama Kota Medan? Mungkin salah satu buah yang menjadi andalannya, yaitu buah durian yang langsung terbesit di pikiran kawan GNFI. Namun tahukah kawan GNFI bahwa Kota Medan mempunya sebuah Penangkaran Buaya terbesar se Asia Tenggara?

Nama penangkarannya adalah Penangkaran Buaya Asam Kumbang. Penangkaran Buaya Asam Kumbang terletak di Jalan Bunga Raya Kecamatan Medan Sekayang No.59, Desa Asam Kumbang yang letaknya lima kilometer dari Kota Medan.

Dengan luas dua hektar, Penangkaran Buaya Asam Kumbang memelihara sekitar 2700 ekor buaya dari yang baru saja menetas hingga berusia 43 tahun yang memiliki panjang sampai dengan lima meter. Selain itu juga ada sebuah danau berwarna hijau yang dihuni oleh ratusan ekor buaya di Penangkaran Buaya Asam Kumbang, lho.

Bosen liat Buaya Darat, yuk liat buaya sungguhan di Penangkaran Buaya Asam Kumbang. Penangkaran yang terletak di Jalan Bunga Raya II, Asam Kumbang, Medan Selayang ini dapat menjadi destinasi liburan akhir tahun. Disini terdapat buaya dari berbagai usia. Mulai telur hingga buaya tertua berusia 43 tahun. Kita juga dapat melihat proses rantai makanan. Dimana pengelola melempar seekor ayam kedalam kolam dan kita dapat melihat secara langsung buaya tersebut menyantap makanannya. Nah, dari pada capek ngeliatin teman yang suka makan teman. Yuk, ke Penangkaran Buaya Asam Kumbang dan saksikan seleksi alam sederhana meski dari balik pagar ? #LPM #persma #stikp #stikpress #mahasiswa #liburan #buaya #buayadarat #penangkaranbuayaasamkumbang #tamanbuaya

A post shared by LPM STIKPress (@stikpress) on

Penangkaran Buaya Asam Kumbang dibuka setiap harinya dari pukul 09.00-18.00 WIB untuk umum.

Indonesia sendiri memiliki empat jenis buaya, yaitu: Buaya Irian (Crocodylus novaeguneae) yang hidup di wilayah Papua, buaya Kalimantan (Crocodylus raninus) yang banyak ditemui di pulau-pulau di Kalimantan, dan buaya Senyulong (Tomistoma schlegelii) yang banyak ditemui di Pulau Sumatera.

Sejauh ini, Indonesia baru memiliki tiga tempat penangkaran buaya, yaitu: 1/ Penangkaran Buaya Asam Kumbang di Kota Medan 2/ Taman Buaya Indonesia Jaya di Kota Bekasi 3/ Taman Buaya Tanjung Pasir di Kota Tangerang.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga56%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi11%
Pilih TerpukauTerpukau33%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Mari Mengenal Tempat Wisata Unik di Jogja Sebelummnya

Mari Mengenal Tempat Wisata Unik di Jogja

Siapa Sangka, Inilah Produk-Produk Buatan Indonesia yang Ternyata Mendunia Selanjutnya

Siapa Sangka, Inilah Produk-Produk Buatan Indonesia yang Ternyata Mendunia

Sita N
@narriswari_

Sita N

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.