TEATER MUSIKAL & KOMIK: Seni Bercerita yang Mempesona

TEATER MUSIKAL & KOMIK: Seni Bercerita yang Mempesona

Sweta Kartika beserta tim H2O:Reborn dan Teater Pesawat Kertas berfoto bersama di acara Popcon Asia © Sweta Kartika

Tim H2O:Reborn dan Tim Teater Pesawat Kertas berfoto bersama setelah H2O:Reborn dianugrahi penghargaan Comic of The Year di Popcon Asia 2017
Seni Bercerita yang Mempesona

Teater Musikal merupakan karya seni pertunjukan yang menawarkan pengalaman lengkap bagi penikmatnya. Dalam sebuah tater musikal, terdapat pengalaman cerita, seni peran, seni musik, seni gerak dan tari, hingga seni visual seperti keindahan tata cahaya dan penampilan para pemain. Di sisi lain, seni komik Indonesia juga telah mendapatkan tempat di hati masyarakat Indonesia baik dalam media cetak maupun online. Apa jadinya apabila kedua media seni bercerita ini saling berkomunikasi?

Komik dan Teater Musikal

Komik menjadi media seni bercerita yang paling populer di kalangan anak-anak. Namun saat ini dengan mulai berkembangnya cerita komik, ranah penikmatnya pun mulai meluas, hingga remaja dan dewasa. Namun bagaimana dengan komik dalam negri?

Seniman komik indonesia ternyata tidak melulu bekerja untuk agen komik internasional saja, seperti Marvel dan DC, namun ternyata sebagian dari mereka sudah membuat judul-judul komik sendiri, baik melalui media cetak yang terbit secara berkala maupun media online. Majalah komik cetak bulanan seperti Kosmik dan Re:ON yang menyajikan judul-judul komik karya seniman lokal Indonesia sudah banyak ditemukan di rak-rak toko buku di berbagai kota. Bahkan judul komik dalam negeri seperti Si Juki dan Valentine sudah diadaptasi menjadi karya seni layar lebar. Keduanya memiliki tema cerita yang sangat kontras, namun demikian kekuatan cerita keduanya mampu menarik dukungan dari penikmat komik tanah air untuk dapat diangkat menjadi sebuah karya film.

Di saat yang sama, teater musikal mulai menjadi seni pertunjukan populer di hati masyarakat Indonesia. Setahun terakhir telah sukses dipentaskan berbagai judul teater musikal, seperti JPAC (Jakarta Performing Arts Community) yang telah menyuguhkan teater musikal dengan judul “West Side Story” pada Mei lalu; kemudian Musik Hana Midori yang sukses membawakan teater musikal “Mencari Arti Merdeka” pada bulan Agustus tahun lalu; dan juga JKT MOVEin yang sukses membawakan teater musikal adaptasi film Petualangan Sherina pada bulan September tahun lalu.

Kedua media seni bercerita ini memiliki karakter yang unik dan berbeda satu sama lain. Namun demikian keduanya menawarkan pengalaman yang sama: yakni membawa para penikmatnya untuk menikmati dunia imajinasi para pencerita, baik melalui gambar maupun seni gerak dan musik.

Teater Musikal Adaptasi Komik

Salah satu komik yang setahun terakhir menarik perhatian banyak pecinta komik adalah komik H2O: Reborn. Komik trilogi saga yang berhasil mendapatkan Comic of The Year Award oleh PopCon Asia yang dihelat di Jakarta tahun lalu. Komik ini memiliki strategi promosi yang unik, karena terdapat CD musik sebagai soundtrack pada setiap edisi komiknya (trilogi). Pada segi cerita, komik H2O: Reborn menggabungkan cerita Ramayana dengan latar kota masa depan yang penuh dengan teknologi pintar dan robotika. Kemampuan sang komikus, Sweta Kartika dalam meramu karakter dan cerita yang epik, membuat para penikmat terbawa dengan penuh emosi.

Tidak hanya terhenti di sampai pada cerita dan karakter, penikmat komik H2O:Reborn akan dimanjakan dengan deretan artwork pada setiap halamannya. Perlu diketahui, pada versi cetak nya memang semua gambar tercetak dalam kertas hitam-putih. Namun, sebenarnya komik H2O: Reborn ini adalah proyek komik yang diedarkan secara bebas melalui website kolam komik sebelum akhirnya dicetak di bawah naungan M&C Comic. Pada versi digitalnya, komik H2O: Reborn diperkaya dengan artwork berwarna pada setiap segmen ceritanya sehingga banyak mendapatkan pujian dari berbagai pembaca online.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Kini, setelah bekerjasama dengan publisher percetakan hingga musisi lokal untuk mengisi CD soundtrack komiknya, H2O: Reborn mulai merambah seni pertunjukan dengan menggandeng teater musikal lokal, yakni Teater Pesawat Kertas. Teater adaptasi yang berjudul “H2O Reborn Rupaka” ini akan dipentaskan pada bulan Februari 2018 pada tanggal 10 & 11 di Gedung Kesenian Jakarta. Pementasan H2O Reborn Rupaka merupakan pertunjukan teater musikal dengan lagu-lagu baru, cerita adaptasi yang ditulis ulang, serta dilengkapi dengan pertunjukan aksi panggung dengan kostum robot-robot besar, beragam tari dan tata cahaya dan visual yang baru. Untuk menikmati pementasan Teater Pesawat Kertas ini, dapat mengecek ketersediaan tempat duduk di website www.teaterpesawatkertas.com karena tersedia 3 waktu pementasan yang berbeda.


Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)


Sumber: Gambar diambil dari instagram.com/swetakartika, instagram.com/teaterpesawatkertas, twitter.com/teaterpesawatk, twitter.com/kolamkomik

Pilih BanggaBangga75%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi25%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Antusiasme Masyarakat Menonton Gerhana Bulan Total Sebelummnya

Antusiasme Masyarakat Menonton Gerhana Bulan Total

Mercusuar Yang Ada Sejak 1806 Selanjutnya

Mercusuar Yang Ada Sejak 1806

Indra Nugraha
@teaterpesawatkertas

Indra Nugraha

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.