Ikon Lama Kota Jogja

Ikon Lama Kota Jogja

Tugu Ngejaman © Foto: Mapio.net

Kota Yogyakarta memang penuh akan cerita sejarah. Dua sebutan kota ini yang mendukung pernyataan sebelumnya yakni Yogyakarta sebagai kota perjuangan, sehubungan dengan peran Yogyakarta dalam konstelasi perjuangan bangsa Indonesia jaman kolonial Belanda, jaman penjajahan Jepang, maupun pada jaman perjuangan mempertahankan kemerdekaan. Yogyakarta pernah menjadi pusat kerajaan, baik Kerajaan Mataram (Islam), Kesultanan Yogyakarta maupun Kadipaten Pakualaman. Sebutan kedua adalah Yogyakarta sebagai kota kebudayaan sebagai salah satu pelestarian bukti-bukti perjuangan Yogyakarta dalam masa silam. Selain itu ada kaitan erat dengan peninggalan-peninggalan budaya bernilai tinggi semasa kerajaan-kerajaan yang sampai kini masih tetap lestari. Sebutan ini juga berkaitan dengan banyaknya pusat-pusat seni dan budaya. Sebutan kata Mataram yang banyak digunakan sekarang ini, tidak lain adalah sebuah kebanggaan atas kejayaan Kerajaan Mataram.

Jika berbicara tentang ikon kota Yogyakarta, Tugu Jogja akan muncul di kepala secara otomatis, atau mungkin Jl. Malioboro serta pasar Beringharjo. Namun, postingan kali ini akan mengenalkan ikon Jogja lainnya yang ternyata masih banyak orang belum tahu atau mungkin belum sadar akan sejarah dibalik keberadaannya.

Ikon yang dimaksud tersebut adalah Tugu Ngejaman yang ternyata sudah berumur ratusan tahun. Apa sih Tugu Ngejaman? Penasaran dengan bentuknya? Simak video berikut.


Sumber: Youtube GNFI | Dikpora D.I.Y.

Pilih BanggaBangga27%
Pilih SedihSedih4%
Pilih SenangSenang14%
Pilih Tak PeduliTak Peduli6%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi6%
Pilih TerpukauTerpukau43%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

5 Jenis Ikan Lele yang Bisa di Budidayakan di Indonesia Sebelummnya

5 Jenis Ikan Lele yang Bisa di Budidayakan di Indonesia

Indonesia jadi Negara Terfavorit untuk Dikunjungi versi Conde Nast Traveler Selanjutnya

Indonesia jadi Negara Terfavorit untuk Dikunjungi versi Conde Nast Traveler

Vita Ayu Anggraeni
@ayuvitaa

Vita Ayu Anggraeni

I work here because I value positivity. In the midst of social media era I wish that everyone builds harmony through positivity, so I start from myself.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.