Maskapai penerbangan nasional Indonesia, Garuda Indonesia tahun ini berhasil kembali mendapatkan predikat sebagai Maskapai Bintang 5 dari lembanga pemeringkat penerbangan global asal Inggris, Skytrax. Keberhasilan ini menjadikan Garuda Indonesia sebagai penerbangan nasional yang telah berbintang lima sejak tahun 2014. 

Sebagaimana rilis yang diterima GNFI (8/2) Direktur Utama Garuda Indonesia, Pahala Mansury menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh karyawan Garuda Indonesia. "Capaian ini tentu saja memiliki arti penting bagi perusahaan, mengingat Skytrax Airline Rating System merupakan salah satu instrumen penting perusahaan dalam mengukur efektivitas peningkatan kualitas layanan yang terus kami lakukan secara berkelanjutan sekaligus menjadi strategic asset perusahaan dalam meningkatkan daya saing layanan Garuda Indonesia," ujarnya.

Pahala dalam kesempatan penyerahan certification renewal "Maskapai Bintang 5" Skytrax pun mengucapkan rasa terimakasihnya pada  masyarakat Indonesia yang medukung Garuda Indonesia. "Pada kesempatan ini kami juga berterima kasih atas dukungan seluruh masyarakat Indonesia selama ini kepada Garuda Indonesia sehingga dapat maju dan berkembang seperti saat ini. Kami juga percaya bahwa pencapaian yang kami raih ini bukan semata-mata sebuah pencapaian perusahaan melainkan juga merupakan capaian dan kebanggan seluruh masyarakat Indonesia," ucapnya bangga. 

Keberhasilan ini menjadi kebanggaan Indonesia karena sebagai maskapai penerbangan kelas dunia, nama Indonesia juga turut berkibar di kancah global. Prestasi ini diraih berkat konsep layanan Indonesian Hospitality yang dilakukan oleh Garuda Indonesia. 

"Keramah-tamahan khas Indonesia serta konsep layanan "Indonesian Hospitality" telah menjadi competitive advantage bagi Garuda Indonesia dalam merebut hati pengguna jasa ditengah persaingan yang semakin ketat di pasar internasional," jelas Pahala.

Sementara itu, proses sertifikasi maskapai bintang lima yang dilakukan Skytrax harus melalui proses 5 Star Follow-up Audit. Aspek-aspek penilaiannya sangat detil meliputi berbagai jenis pelayanan penerbangan. Mulai dari pre-flight, in-flight, dan post-flight seperti kualitas pelayanan penumpang di bandara, kualitas ruang tunggu, kenyamanan kabin, sajian dalam pesawat, kualitas hibutan dalam pesawat, hingga layanan awak kabin.

Penyerahan sertifikat 5 Star Airline Skytrax di Singapura (Foto: dok. Garuda Indonesia)
Penyerahan sertifikat 5 Star Airline Skytrax di Singapura (Foto: dok. Garuda Indonesia)

CEO Skytrax, Edward Plaisted pun menjelaskan bwah keberhasilan Garuda Indonesia dalam mempertahankan predikat ini merupakan wujud kerja keras tim. "Konsistensi yang dihadirkan dalam produk dan layanan sebuah maskapai merupakan bagian terpenting dalam penilaian maskapai bintang lima tersebut dan armada-armada yang dioperasikan Garuda Indonesia saat ini menawarkan berbagai kelas layanan yang sesuai dengan standar layanan maskapai bintang lima," ujarnya. 

Predikat "Maskapai Bintang 5" yang diperoleh Garuda Indonesia tahun ini juga didapatkan 9 maskapai internasional lainnya yakni Singapore Airlines, Cathay Pacific, EVA Air, Qatar Airways, Etihad, Asiana Airline, All Nippon Airlines, Hainan Airlines, dan Lufthansa. 

Berbagai raihan lain juga telah didapatkan oleh Garuda Indonesia seperti pada tahun 2017 yang lalu Garuda Indonesia juga meraih predikat "Bintang 5" dari Airline Passenger Experience Association (APEX). Garuda Indonesia juga terpilih sebagai salah satu dari 22 maskapai penerbangan dunia yang masuk dalam Five Star Recipient of the 2018 Official Airline Ratings. 

Di tingkat domestik, Garuda Indonesia oleh Direktorat Jendral Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan dinilai menjadi salah satu penerbangan di Indonesia yang memiliki ketepatan waktu tertinggi (On time performance/OTP). Penerbangan berlambang garuda ini berhasil mencapai OTP Sebesar 88,53 persen dari total penerbangan 200.918 dan penerbangan tepat waktu 177.875 penerbangan dan menempati peringkat ketiga nasional.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu