Jakarta, (Kominfo) - Indonesia Open Source Award (IOSA) 2017 berikan penghargaan kepada Ebentera Santosa atas prestasi dan karya-karyanya dalam pemanfaatan dan implementasi free and open source software (FOSS).

"Penghargaan ini diberikan kepada anak-anak bangsa yang berhasil menciptakan open source software lokal dan sebagai solusi untuk menurunkan angka pembajakan dan penggunaan software illegal," kata Menkominfo seusai menyerahkan penghargaan pemenang IOSA 2017 di Jakarta, Rabu (4/11).

Menurut Menkominfo, alternatif bagi pengguna saat ini cenderung membeli software-software dari asing. Adanya penciptaan software sendiri dari kreativitas anak bangsa tentu menjadi pilihan yang membanggakan.

"Umpamanya untuk penggunaan Pusat Layanan Internet Kecamatan (PLIK), wajib kiranya menggunakan open source, kecuali kalau software-software yang memang belum mampu dibuat." ujarnya

Pada usia sebelas tahun, tepatnya 5 tahun yang lalu, Ebentera Santosa dinobatkan sebagai programmer termuda berkat keahliannya menguasai lima bahasa pemrograman sejak usia anak-anak. Antara lain, Visual Basic (VB), Fox Pro, C++, Pascal, dan Delphi, merupakan aplikasi yang biasa diajarkan pada tingkat mahasiswa. Kelebihan lain Ebentera Santosa, ilmu yang dikuasainya tersebut ditulis dan diterbitkan. Kini, ia kini kabarnya telah menjabat sebagai Chief Operating Officer ( COO ) yang ada di kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Masih banyak programmer di Indonesia yang sukses pada bidangnya tapi belum diekspos secara luas atas pencapaian mereka baik oleh media maupun percakapan dari mulut-ke-mulut. Programmer masih memegang peran penting bagi perusahaan di Indonesia terutama kebutuhan mereka dalam penggunaan media berbasis digital seperti situs atau media sosial menjadi alat penting dalam menjangkau masyarakat. Selain itu, salah satu bukti bahwa programmer makin dibutuhkan oleh banyak perusahaan adalah dengan kehadiran berbagai sekolah khusus bidang ini yang mengajarkan orang untuk bisa membaca dan membuat koding serta diimplementasikan di dunia kerja.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu