Kuota Beasiswa Perguruan Tinggi di Indonesia Tahun 2018 Ditingkatkan

Kuota Beasiswa Perguruan Tinggi di Indonesia Tahun 2018 Ditingkatkan

© Feliphe Schiarolli / unsplash.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Kualitas sumber daya manusia di Indonesia terus berusaha ditingkatkan. Salah satu upayanya adalah dengan memberikan akses yang luas bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Pemerintah pun juga telah menyiapkan anggaran hampir mencapai Rp 5 Triliun untuk menambah kuota penerima beasiswa di seluruh Indonesia.

Sebagaimana diberitakan TirtoID (18/3) Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof Mohamad Nasir mengungkapkan bahwa pihaknya mendorong generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ajakan tersebut disampaikan di hadapan para santri Pondok Pesantren Mamba'ul, Denanyar, Jombang saat menyosialisasikan Beasiswa Bidikmisi.

"Saya berharap santri mengambil peluang yang besar itu. Silakan berupaya masuk ke perguruan tinggi negeri yang ada di seluruh Indonesia," kata Nasir.

Ia pun berharap para santri bisa masuk perguruan tinggi negeri. "Syaratnya, harus belajar yang rajin dan jaga kesehatan," katanya.

Nasir pun menjelaskan bahwa di wilayah Jawa Timur terdapat berbagai perguruan tinggi yang membuka beasiswa. Seperti Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya dan polikteknik-politeknik yang ada di Surabaya. Di kota Malang, terdapat Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang. Sementara di Madiun dan Jember ada politeknik negeri dan Universitas Negeri Jember.

"Di Jawa Tengah ada Universitas Negeri 11 maret Surakarta, Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Negeri Semarang dan Universitas Jendral Sudirman Purwokerto. Banyak perguruan tinggi negeri," ungkapnya.

Nasi juga mengungkapkan bahwa perguruan tinggi negeri di bawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi saat ini berjumlah 122 perguruan tinggi yang ada di seluruh Indonesia.

Beasiswa bidikmisi sendiri merupakan beasiswa yang diberikan oleh pemerintah Indonesia pada generasi muda yang memiliki potensi akademik namun tidak mampu secara ekonomi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Beasiswa ini akan akan menanggung seluruh biaya pendidikan mahasiswa namun hanya sampai dengan batas normal waktu perkuliahan atau dengan kata lain mahasiswa diwajibkan untuk lulus tepat waktu.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga14%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang24%
Pilih Tak PeduliTak Peduli10%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi24%
Pilih TerpukauTerpukau29%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Pelumas Mesin Buatan Indonesia Bakal Dipasarkan Sampai Ke Sydney, Australia Sebelummnya

Pelumas Mesin Buatan Indonesia Bakal Dipasarkan Sampai Ke Sydney, Australia

Padasan, Mencegah Penularan Covid-19 dengan Kearifan Lokal Selanjutnya

Padasan, Mencegah Penularan Covid-19 dengan Kearifan Lokal

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.