Pelumas Mesin Buatan Indonesia Bakal Dipasarkan Sampai Ke Sydney, Australia

Pelumas Mesin Buatan Indonesia Bakal Dipasarkan Sampai Ke Sydney, Australia
info gambar utama
Produk buatan Indonesia rupanya diminati di pasar Australia. Produk tersebut adalah pelumas mesin atau oli buatan Pertamina yang akan dipasarkan oleh distributor yang berbasis di kota Melbourne, Victoria.

Sebagaimana diberitakan ANTARA (2/3) produk oli buatan Indonesia juga akan lebih didorong untuk menguasai pasar melalui perwakilan PT Pertamina Lubricants di Sydney yang baru dibuka pada 2 Maret yang lalu. Distribusi oli ini akan dilakukan oleh Layser Green Mountain Pty. Ltd telah beroperasi dari Melbourne selama lebih dari tujuh tahun sebagai distributor oli Fastron untuk pasar Australia, terutama wilayah Victoria dan New South Wales.

Layser Green Mountain Pty. Ltd sendiri rupanya dioperasikan oleh dua orang diaspora asal Indonesia, Yusuf Usman Balahmar sebagai direktur dan Mohamad Rohmat sebagai general manager dari gudang di kota Melbourne.

Pelumas buatan pertamina pun ternyata telah merambah sampai ke berbagai negara di dunia. Beberapa diantaranya Vietnam, Afrika Selatan, Swiss, Selandia Baru, Mesir, Filipina, Italia, Turki dan Slovenia.

Konsul Jendral Indonesia di Melbourne, Spica A Tutuhatunewa menjelaskan bahwa langkah PT Pertamina Lubricant untuk memasarkan pelumas di Australia akan memperkuat posisi diplomasi ekonomi.

"Peluang ekspor akan terbuka lebih besar dan akan meningkatkan neraca perdagangan bagi Indonesia," ujar Tutuhatunewa.

Keberhasilan ekspor ini juga dinilai tidak hanya menjadi keuntungan bagi pamor pemerintah Indonesia dalam perdagangan, tetapi juga menghasilkan keuntungan bagi bisnis utamanya pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan distributor produk-produk buatan Indonesia.

Sementara itu, Kepala Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Sydney, Agung Harris Setiawan menekankan bahwa peluang pasar bagi produk pelumas bermutu tinggi cukup besar dan karena itu ITPC terus mendorong peningkatan ekspor oli ke Australia.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini