57 x 76, Kolaborasi Karya Seni Lukis oleh Hanafi dan Goenawan Mohamad

57 x 76, Kolaborasi Karya Seni Lukis oleh Hanafi dan Goenawan Mohamad

Penandatanganan Kolaborasi Karya “57 x 76” antara Hanafi dan Goenawan Mohamad

Keduanya memegang spidol dan mencari lokasi yang pas untuk membubuhkan tanda tangan. Setelah melihat kanvas, menimbang sebentar, Hanafi pun mulai menggoreskan tanda tangannya, disusul Goenawan Mohamad di sebuah karya. Ia menyandingkan tanda tangannya di samping tanda tangan Hanafi di karya tersebut. "Ini seperti akad nikah," ujar GM.

Penandatanganan Karya Kolaborasi Hanafi dan Goenawan Mohamad
Penandatanganan Karya Kolaborasi Hanafi dan Goenawan Mohamad

Pada Minggu, 1 April 2018 di Komunitas Salihara telah dilakukan proses penandatanganan karya kolaborasi lukisan antara Hanafi dan Goenawan Mohamad. Pada 217 karya telah tergoreskan tanda tangan dari maestro Hanafi dan sastrawan Goenawan Mohamad untuk dapat kemudian dipamerkan dan diadopsi oleh para apresiator seni.

Dengan judul “57 x 76”, angka yang diambil dari usia maestro Hanafi dan sastrawan Goenawan Mohamad, metode yang dipakai oleh pada kolaborasi ini sangat unik dan belum pernah dipakai sebelumnya, yaitu satu kanvas dikerjakan oleh dua orang. Tanpa kata-kata, ternyata proses kolaborasi yang terjadi dapat berbicara dengan sendirinya melalui karya yang dihasilkan.

Beberapa Karya Lukisan Kolaborasi Hanafi dan Goenawan Mohamad
Beberapa Karya Lukisan Kolaborasi Hanafi dan Goenawan Mohamad

Hanya ada dua jenis lukisan di dunia, lukisan yang terbuka dan dapat menerima apapun serta lukisan yang tidak mau ditambah ataupun dikurangi. Goenawan Mohamad pernah menyebutkan bahwa jenis karya Hanafi adalah lukisan yang terbuka. Maka, konsekuensinya adalah adanya kesempatan untuk mengurangi dan atau menambahkan. Karenanya, sangat memungkinkan untuk menambah apa yang penting dan mengurangi apa yang tidak perlu. Kolaborasi yang terjadi ini sangatlah bebas.

Pameran “57 x 76” akan dibuka pada 21 Juni 2018 di Galeri Nasional, tepat pada tanggal ketika Majalah Tempo dibredel pemerintah Suharto untuk kedua kalinya di tahun 1994. Pameran akan berlangsung sampai tanggal 3 Juli 2018.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih7%
Pilih SenangSenang36%
Pilih Tak PeduliTak Peduli7%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi14%
Pilih TerpukauTerpukau36%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

PT INKA Kerjasama Dengan Kampus ITS Kembangkan Trem Sebelummnya

PT INKA Kerjasama Dengan Kampus ITS Kembangkan Trem

Makepung Lampit Kembarannya Karapan Sapi Selanjutnya

Makepung Lampit Kembarannya Karapan Sapi

Talita Zahrah
@talitazahrah

Talita Zahrah

www.talitazahrah.wordpress.com

Looking for a MAP #vision and trying to find a CAR #goal. Social Media Enthusiast. Love to write.

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.