Buat Pecinta Kopi, Sudah Coba Kopi yang Jadi Primadona di 2nd Indonesia Week 2018 Belum?

Buat Pecinta Kopi, Sudah Coba Kopi yang Jadi Primadona di 2nd Indonesia Week 2018 Belum?

© Mike Kenneally on Unsplash

Indonesia Week adalah sebuah festival kolaborasi yang bertujuan untuk memberikan berita baik perihal Indonesia ke seluruh dunia. Festival kedua ini berlangsung di Mochinoki Hiroba (Central Park), Nagoya, Jepang sejak Sabtu (28/4) hingga Senin (30/4) lalu.

Selain menampilkan musisi dan artis tanah air, Indonesia Week 2018 juga memberi peluang untuk pekerja kreatif menampilkan hasil kerajinan maupun kuliner khas Indonesia. Salah satu yang berpartisipasi dalam acara tersebut adalah Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Ibu Netty Prasetyani, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).

Aher, sapaan akrab Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menyatakan bahwa acara ini menjadi peluang besar bagi Jawa Barat untuk memasarkan produk-produk unggulannya. Niat tersebut terpenuhi dengan berhasilnya stan-stan perwakilan Jawa Barat mendapat apresiasi dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Arifin Tasrif, juga Hidayaki Omura selaku Gubernur Nagoya.

Duta Besar RI untuk Jepang dan Gubernur Nagoya Mengunjungi Stan Ngopi Saraosna | Foto: Dok. Humas Jabar
Duta Besar RI untuk Jepang dan Gubernur Nagoya Mengunjungi Stan Ngopi Saraosna | Foto: Dok. Humas Jabar

Komoditas yang diandalkan Aher saat itu adalah kopi yang berada di Stan Ngopi Saraosna edisi mini serta Stan Dekranasda. Aher mengakui keunggulan kopi asal Jabar yang berkualitas tinggi ini sehingga ia kerap menjadikan kopi sebagai suvenir wajib dirinya saat berkunjung ke luar negeri.

“Saya ke Jepang, China, Australia, Finlandia, bahkan Swedia, sambutannya luar biasa,” kata Aher menjelaskan respon positif mitra kerja samanya saat ia memberi suvenir kopi tersebut.

Respon positif ini kemudian dilihatnya sebagai jalan untuk membuka hubungan dengan luar negeri. “Dengan Swedia, baru saja M.o.U, langsung diplomasi kopi kita berjalan, Mei ini ada delegasi kopi kita yang diundang ke sana,” tuturnya seperti yang dilansir dari laman resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Menurut Aher, diplomasi yang berjalan ini karena kualitas kopi Java Preanger yang unik dan terbaik. Meskipun delegasi daerah lain juga membawa kopi sebagai buah tangan bagi tuan rumah, kopi asal Jabar memiliki tempat yang istimewa. “Kopi yang lain biasanya premium, kopi yang kita bawa selalu spesial. Ini posisinya tertinggi,” jelas Aher.

Aher juga memastikan kedepannya, melalui kopi Java Preanger ini, kopi Indonesia bisa lebih dikenal di kancah Internasional.

“Sekarang kita tinggal mengenalkan kopi Indonesia karena brand yang kita bawa tetap kopi Indonesia. Diplomasi kopi ini banyak manfaatnya selain memberikan keuntungan ekonomi,” kata Aher. Ia juga berharap agar budaya minum kopi terus meningkat karena manfaatnya bagi masyarakat sudah jelas.

Apa kamu sudah merasakan nikmatnya kopi asal Jawa Barat ini?


Sumber: Website Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Republika, Tribun Jabar

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang11%
Pilih Tak PeduliTak Peduli22%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi56%
Pilih TerpukauTerpukau11%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Semakin mendunia,  UNESCO Akui Dua Geopark Indonesia Sebelummnya

Semakin mendunia, UNESCO Akui Dua Geopark Indonesia

"Tanpanya,  Mungkin Saya Jadi Penjual Es di Tebet" Selanjutnya

"Tanpanya, Mungkin Saya Jadi Penjual Es di Tebet"

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.