Aplikasi Ini Memudahkan Teman Tuli Saat Ikuti Pemilu

Aplikasi Ini Memudahkan Teman Tuli Saat Ikuti Pemilu

© Unsplash

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Pemilu seharusnya adalah pesta demokrasi bagi warga negara tanpa terkecuali. Sayangnya pada realitanya ada sedikit warga negara yang tidak merasakan semarak agenda lima tahunan tersebut. Keterbatasan yang mereka miliki oleh para Disabilitas tak jarang menjadi hambatan untuk merasakan kemeriahan pesta demokrasi tersebut. Terutama bagi Teman Tuli dan Tunarungu yang memiliki keterbatasan pendengaran. Mereka hanya memahami bahasa isyarat.

Tim dari Institut Pertanian Bogor (IPB) berhasil menjuarai lomba pembuatan aplikasi pemilu bertajuk "Apps Chalange Sosialisasi Pilkada untuk Disabilitas Tunarungu dengan tema "Kesetaraan Politik untuk Disabilitas Tunarungu" yang diselenggarakan oleh KPU Jabar dan Telkom University.

sumber : detik.com
sumber : detik.com

Mereka adalah Fajar Maulana, Wardiman Perdian dan Yasmin Salamah yang berhasil membuat aplikasi android dengan nama "Suara Kami" yang secara resmi diumumkan di salah satu hotel di Jalan Braga Kota Bandung, Selasa 24 April 2018 lalu.

Aplikasi "Suara Kami" untuk membantu penyandang Tuli dan Tunarungu dalam menggunakan hak pilihnya mendapat pujian KPU Jabar. Komisioner Divisi Pemuktahiran Data KPU Jabar, Ferdiman Bariguna, mengatakan karya tiga mahasiswa IPB tersebut dalam menciptakan aplikasi untuk membantu kaum tunarungu patut diacungi jempol.

"Saya kira ini menarik karena ada salah satu peserta itu mengkonversi menggunakan android bahasa lisan menjadi bahasa tulisan. Pemilih tunarungu bisa melihat dari konversi," ujar Ferdiman di Hotel Ibis Budget, Selasa (24/4/2018). Dikutip dari laman Tribun Jabar

Dalam menciptakan sebuah aplikasi harus dilakukan penelitian terlebih dahulu. Salah satu kasus yang ditemukan sebagai dasar pembuatan aplikasi tersebut yaitu adanya seoarang penyandang Tuli yang tidak mendengar panggilan saat berada di TPS.

"Kami menemukan persoalan nyata ada (penyandang tunarungu) yang tidak mendengar panggilan (petugas TPS)," kata Yasmin kepada detik.com usai pengumuman kompetisi aplikasi khusus tunarungu di Hotel Ibis Budget, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Selasa (24/4/2018). Dikutip dari laman Detik.com

Sumber : pikiran-rakyat.com
Sumber : pikiran-rakyat.com

Aplikasi Suara Kami sudah didesain sedemikian rupa untuk memudahkan penyandang tunarungu untuk mengakses pilkada mulai dari tahapan sosialisasi hingga pencoblosan. Apalagi akses penyandang tunarungu terhadap sosialisasi pilkada sangat minim.

"Suara Kami itu aplikasi yang membantu tunarungu dalam permasalahan sosialisasi pilkada. Dalam aplikasi kami menyediakan fitur-fitur yang menyelesaikan permasalahan dan hambatan tunarungu dalam berpartisipasi dalam pilkada," ungkap dia.

Aplikasi "Suara Kami" memiliki beberapa fitur yang dapat menuntun penyandang disabilitas mengenal profil calon-calon yang akan bertarung di Pilgub Jabar. Sehingga, penyandang disabilitas juga bisa memilih berdasarkan rekam jejak calon. Dalam aplikasi tersebut juga menampilkan dokumen apa saja yang harus disiapkan untuk menjadi peserta pemilu, sistem di TPS hingga tahapan saat pencoblosan nanti.

TPS Ramah Disabilitas

Menurut Komisioner KPU Jabar Divisi Perencanaan dan Data, Ferdhiman Bariguna, aplikasi ini akan dilengkapi standardisasi TPS. Misalnya menyediakan kursi roda atau surat suara berhuruf braille seperti yang sudah disiapkan. KPU Jabar juga menjalin kerjasama dengan Unikom terkait pembuatan aplikasi untuk tunanetra.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga20%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang60%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau20%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Bus Buatan Karoseri Indonesia Laris di Negara Ini Sebelummnya

Bus Buatan Karoseri Indonesia Laris di Negara Ini

Sejarah Hari Ini (25 Mei 1963) - Pendirian Perusahaan Negara Kereta Api Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (25 Mei 1963) - Pendirian Perusahaan Negara Kereta Api

Fachrezy Zulfikar
@fachrezy

Fachrezy Zulfikar

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.