Menyambut Potensi Ribuan Triliun Rupiah dari Ekonomi Digital di Indonesia

Menyambut Potensi Ribuan Triliun Rupiah dari Ekonomi Digital di Indonesia

© Samuel Zeller / unsplash.com

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Ekonomi digital merupakan ekonomi yang diprediksi akan mampu berkontribusi besar pada banyak negara di dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Dengan Indonesia saat ini telah memiliki empat startup berstatus unicorn, Indonesia diharapkan akan terus bisa bersaing di tingkat internasional dan banyak menghasilkan ekonomi baru. Sehingga diharapkan Produk Domestik Bruto Indonesia akan meningkat pesat. Lalu berapakah besarkah sumbangan ekonomi digital pada PDB Indonesia di masa depan?

Berdasarkan prediksi Unlocking Indonesia's Digital Opportunity yang dirilis oleh McKinsey, disebutkan bahwa Indonesia akan mendapatkan kontribusi sebesar Rp 2.000 triliun dari ekonomi digital di tahun 2025. Angka tersebut setara dengan kurang lebih US$ 150 milyar yang akan berkontribusi sebesar 10% pada PDB.

Dalam penelitian tersebut, McKinsey melakukan penelitian dan analisis terhadap 20 pasar/negara terpilih di dunia. Negara berkembang yang dijadikan sampel antara lain Brazil, Tiongkok, India, Rusia, serta negara tetangga di Asean, yakni Thailand, Malaysia, dan Filipina. Sedangkan negara maju dan sudah matang secara eokomi yang disurvei di antaranya Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Spanyol, Inggris, dan Amerika Serikat.

Hal yang mendasari prediksi potensi besar itu adalah, pertumbuhan pengguna internet Indonesia yang pesat. Saat ini pengguna Internet di Indonesia sendiri telah mencapai 130 juta orang. Sementara yang aktif setiap harinya mencapai 124 juta orang. Dari sekian banyak orang Indonesia yang menggunakan internet sebanyak 39% nya mengonsumsi data sebesar 8,5 mbps dan meningkat menjadi 11 mbps.

Namun Kaushik Das dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa Indonesia masih perlu banyak melakukan pengembangan. Utamanya dalam hal adopsi teknologi terbaru dibidang digital. Menurutnya, Indonesia masih memiliki jalan yang panjang untuk memasuki era digital. Sebab dunia kini tengah menuju era revolusi industri keempat yang didorong oleh empat jenis teknologi.

Teknologi tersebut adalah mobile internet yang bergantung pada semakin berkembang dan menyebarnya gawai. Kemudian teknologi penyimpanan data atau komputasi awan alias cloud. Selanjutnya adalah konektifitas perangkat elektronika dengan internet atau disebut dengan internet of things (IoT). Dan yang terakhir adalah analisis data besar atau big data. Keempat hal inilah yang akan mendominasi perkembangan teknologi internet di masa mendatang.

Indonesia sendiri bukan tanpa usaha untuk merespon perubahan era. Beberapa waktu lalu Kementerian Perindustrian meluncurkan program untuk menyambut revolusi industri keempat, yakni program Making Indonesia 4.0. Dalam program tersebut Kemenperin menetapkan 10 kebijakan prioritas nasional dan juga lim sektor industri yang menjadi perhatian utama.

Lima sektor industri yang menjadi perhatian utama antara lain adalah sektor makanan dan minuman; tekstil dan busana; otomotif; elektronik; dan kimia. Kelima industri tersebut dinilai menjadi industri yang memiliki kemudahaan pelaksanaan modernisasi dan memiliki dampak paling besar dalam perekonomian Indonesia.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga18%
Pilih SedihSedih9%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi55%
Pilih TerpukauTerpukau18%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Kembali Harumkan Nama Indonesia, Sanggar Kesenian ini Juara Umum di Perancis Sebelummnya

Kembali Harumkan Nama Indonesia, Sanggar Kesenian ini Juara Umum di Perancis

Indonesia Ternyata Punya 26 Milyar Lobster Bertelur yang Siap Jadi Cuan Selanjutnya

Indonesia Ternyata Punya 26 Milyar Lobster Bertelur yang Siap Jadi Cuan

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.