Indonesia menurut data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas) hingga tahun 2030 mendatang populasinya akan didominasi oleh kalangan usia produktif. Sehingga masa depan Indonesia bergantung pada generasi muda yang kini mulai beranjak dewasa dan memasuki masa bonus demografi. Namun generasi muda seperti apa yang akan mampu membawa Indonesia menuju kejayaan? Generasi muda itu adalah mereka yang optimis bahwa Indonesia mampu untuk menjadi bangsa yang unggul.

Untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat optimisme generasi muda Indonesia, beberapa waktu lalu GNFI melakukan survey di 12 kota di Indonesia. Dan menghasilkan Indeks Optimisme Generasi Muda Perkotaan Terhadap Masa Depan Indonesia Dari survey tersebut didapati beberapa hasil yang menarik yang kemarin (7/5) dipublikasikan bersama dengan Rumah Millennials.

Ada 27 sektor yang menjadi perhatian bagi para generasi muda di Indonesia untuk mengukur seberapa optimis mereka. Beberapa diantaranya adalah sektor Bisnis, Ekonomi, Kesehatan, Komunikasi dan Media, Pendidikan, hingga soal Transportasi.

Grafik: GNFI
Grafik: GNFI

Apa saja hasilnya? Berikut ulasannya

1. Generasi muda Indonesia merasa cukup optimis

Dari 1.200 responden anak muda dengan rentang umur sekitar 18-23 tahun dan 24-30 tahun dihasilkan bahwa sebagian besar generasi muda Indonesia merasa cukup optimis dengan masa depan Indonesia dengan skor 62,1 dari 100.

2. Pontianak menjadi kota dengan optimisme tertinggi

Dari 12 kota yang menjadi lokasi survey, Pontianak menempati tempat tertinggi yang mencapai nilai optimisme. Nilai yang didapatkan dari 100 responden yang diambil di kota tersebut mencapai skor 75,6. Setelah kota Pontianak, diikuti dengan Ambon dengan skor 69,4 dan skor 65,2 yang diraih oleh Jayapura.

Hal ini menjadi menarik bahwa ternyata rasa optimisme pada Indonesia justru lebih banyak disampaikan oleh para responden dari luar jawa.

3. Gender laki-laki Indonesia lebih optimis dari pada perempuan

Dari hasil survey juga diperoleh bahwa pemuda Indonesia merasa lebih optimis dibandingkan para perempuan. Dengan skor 64,7 para pemuda merasa cukup optimis dibandingkan dengan pemudi yang mendapatkan skor 59,9 dengan optimisme lemah.

4. Generasi muda paling optimis dengan sektor Sains dan Teknologi

Ada 27 sektor yang menjadi fokus utama dalam survey ini dan tingkat optimisme tertinggi diraih oleh sektor Sains dan Teknologi yang mendapatkan skor 72. Sektor ini menungguli sektor Militer dan Kesetaraan Gender yang mendapat skor 65. Sementara sektor paling rendah adalah sektor Politik yang mendapat skor 32 diikuti oleh sektor Pemerintahan dan Birokrasi dengan skor 30.

5. Bidang Komunikasi dan Media menjadi sektor yang menyumbang rasa pesimistis

Hal menarik lainnya adalah GNFI sebagai sebuah media menaruh perhatian khusus terhadap sektor komunikasi dan Media. Sayangnya, dari hasil survey ini generasi muda Indonesia mayoritas mengaku merasa pesimis dengan masa depan sektor ini. Hasil survey menunjukkan bahwa 41 persen responden merasa pesimis. Sementara hanya 31 persen responden yang merasa optimis.

Itu artinya, media sebagai saluran informasi di Indonesia masih tidak cukup bisa untuk dipercaya oleh generasi muda di Indonesia. Tentu saja hal ini menjadi perhatian khusus bagi media-media di Indonesia, khususnya GNFI sebagai media yang berusaha menumbuhkan rasa optimisme.


Akhirnya, survey ini sedikit banyak menggambarkan bagaimana generasi muda Indonesia saat ini. Dari berbagai sektor yang ada, dan juga kota-kota yang ada, GNFI melihat bahwa dalam beberapa hal Indonesia telah mampu untuk mengajak para generasi muda untuk turut membangun bangsa. Rasa optimisme yang timbul adalah salah satu indikator.

Namun bukan berarti semua hal telah berada pada jalur yang tepat, beberapa sektor yang ternyata dianggap pesimis oleh generasi muda seharusnya juga menjadi perhatian untuk berbagai pihak melakukan evaluasi dan perbaikan.

Survey ini hanyalah alat baca, tentu saja penentu masa depan terletak pada gagasan, karya dan kontribusi para pemuda Indonesia secara nyata. Akan seperti apakah Indonesia di tahun 2045 mendatang? Hanya para pemudalah yang akan mengetahui hasilnya.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu