Semakin populernya penggunaan ponsel pintar di masyarakat membuat berbagai merek ponsel pintar berusaha menjual produknya ke Indonesia. Sebab Indonesia dipandang memiliki peluang yang besar untuk mengadopsi ponsel pintar berkat semakin meluasnya akses internet di Tanah Air. Salah satu merek ponsel pintar tersebut adalah Xiaomi asal Tiongkok yang memiliki pabrik di Batam, Kepulauan Riau. 

Xiaomi dikabarkan akan melibatkan 24 pemasok komponen ponsel pintar Xiaomi di Batam. Sehingga nantinya ponsel tersebut dapat diproduksi langsung di Indonesia. Hal ini selaras dengan komitmen Xiaomi pada tahun lalu yang meluncurkan slogan Make in Indonesia atau Kami Buatan Indonesia. 

Deputi II Badan Pengusahaan (BP) Batam, Yusmar Anggadinata menjelaskan bahwa 24 pemasok tersebut akan mmapu memperkuat rantai pasokan. Pemasok-pemasok tersebut akan bekerjasama dengan Perusahaan Satnusa, yang sebelumnya telah menjadi mitra perakitan ponsel Xiaomi di Indonesia. 

Anggadinata juga menjelaskan bahwa dengan adanya pemasok-pemasok ini, peran kawasan Batam telah memasuki tahap kedua. Tahap berikutnya adalah tahap pengembangan bandara dan pelabuhan. Akhir tahun nanti diperkirakan akan terwujud wadah perdagangan dan logistik sehingga industri hulu dan hilir bisa berkumpul di Batam, termasuk Xiaomi. 

Sementara itu, Pimpinan Xiaomi untuk Indonesia, Steven Shi menjelaskan bahwa 24 pemasok komponen Xiaomi diharapkan bisa mengembangkan Batam. Pengembangan ini meliputi potensi investasi sebesar US$ 315 juta dan penyerapan tenaga kerja sebanyak 10 ribu orang. "Kami ingin transfer pengetahuan dapat berjalan dengan baik, ini niat awal kami," ujarnya. 

Xiaomi sendiri merupakan ponsel asal Tiongkok yang cukup populer di Indonesia. Di Indonesia, Xiaomi telah bekerja sama dengan distributor lokal seperti Erajaya, Sat Nusapersada dan TSM Technologies. Selian itu, meski tidak gencar untuk melakukan promosi melalui iklan-iklan, Xiaomi merupakan salah satu merek yang melakukan gerilya pemasaran melalui komunitas-komunitas penggemar ponsel bermaskot kelinci itu. Bahkan tahun ini, Xiaomi dinilai menjadi ponsel paling populer kedua di Indonesia setelah ponsel produksi Korea Selatan, Samsung. 

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu