Inilah Terobosan Departemen Agribisnis Institut Pertanian Bogor dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Inilah Terobosan Departemen Agribisnis Institut Pertanian Bogor dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Dokumentasi Pribadi

Sustainable Development Goals (SDGs) atau bisa juga disebut dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan adalah 17 tujuan dengan 169 capaian yang terukur dari tenggat yang telah ditentukan oleh Perserikat Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai agenda dunia dalam pembangunan untuk kemashlahatan manusia dan planet bumi. Tujuan-tujuan ini direncanakan dan ditetapkan bersama pada tanggal 21 Oktober 2015.

Salah satu harapan dari pelaksanaan SDGs ini adalah dilaksanakan secara inklusif oleh seluruh pihak dalam berbagai tingkatan. Tidak hanya pemerintah, individu pun harus turut berperan dalam upaya menyukseskan tujuan ini. Namun sayangnya, masih banyak individu yang belum tahu tentang perbuatan-perbuatan yang bisa dilakukan sebagai bentuk dukungan dari tercapainya tujuan tersebut.

Tujuh mahasiswa dari Departemen Agribisnis Institut Pertanian Bogor: Andri Priagus, Hanief Al Naufal, Nur Afiani, Reni Jasmaloe, Sarah Melisa, Sofia Sri Maharani dan Yolanda Erma Yunita melakukan terobosan dengan merumuskan hal-hal apa saja yang dapat dilakukan setiap individu untuk mendukung tercapainya SDGs. Hal-hal tersebut merupakan hal-hal yang mudah untuk dilakukan oleh individu, dapat direplikasi dalam skala besar, murah, berdampak dan berkelanjutan. Tak hanya itu, mereka juga mengajak kita semua untuk berkontribusi nyata membantu saudara-saudara petani di Aceh dengan mendonasikan uang untuk pembuatan jembatan penyebrangan bagi lebih dari 1.000 keluarga petani.

"Pertumbuhan industri baru berarti peningkatan standar hidup bagi saudara kita. Lebih dari itu, jika industri mengarah pada keberlanjutan, pendekatan ini akan memiliki efek positif pada lingkugan. Ini semua tentang saudara-saudara kita. Kami membicarakan mengenai tindakan dukungan yang dapat dilakukan oleh setiap individu secara inklusif," kata Yolanda selaku ketua kelompok ini.

Ketujuh mahasiswa yang sangat peduli pada poin ke-9 SDGs (Inovasi, industri, dan infrastruktur) ini akan memaparkan dan menampilkan rumusannya tersebut pada expo SDGs hari Rabu, 23 Mei 2018 esok. Expo ini akan diselenggarakan di Dramaga tepatnya Koridor Pinus, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor pukul 08.00 – 16.00 WIB. Expo ini juga akan dihadiri oleh Bapak Dr. Bayu Krisnamurthi, M.Si., Wakil Menteri Perdagangan Kabinet Indonesia Bersatu II selaku juri sekaligus penginisiasi expo ini. Informasi selengkapnya dapat diakses melalui www.sdgs9.wordpress.com.

Pilih BanggaBangga71%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli7%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi21%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Aplikasi Matakota Asal Surabaya Jadi Pemenang Program YTech, Bakal ke Silicon Valley Sebelummnya

Aplikasi Matakota Asal Surabaya Jadi Pemenang Program YTech, Bakal ke Silicon Valley

Di Balik Paras Cantik Penari Gandrung Sewu Selanjutnya

Di Balik Paras Cantik Penari Gandrung Sewu

Hanief Al Naufal
@hanief1996

Hanief Al Naufal

diamondhanief.wordpress.com

Mahasiswa Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor. Panitia resmi dari The 7th Bogor Art Festival

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.