Beda Rasa dan Bentuk, Nama Kuliner di Dua Kota Ini Hanya Ada Saat Ramadan

Beda Rasa dan Bentuk, Nama Kuliner di Dua Kota Ini Hanya Ada Saat Ramadan
info gambar utama

Di Palembang, Sumatera Selatan kuliner Ragit hanya ada saat bulan Ramadan. Karena itu, makanan khas melayu ini banyak dicari warga setempat di bulan suci ini. Bahkan tak jarang yang menjadikan ragit sebagai menu utama saat berbuka puasa.

Ragit sendiri adalah sejenis roti dari tepung terigu, telur, dan garam. Saat mau dimakan, roti ragit disiram dengan kuah kari. Ada juga yang menaburinya dengan bawang goreng dan cabai hijau panjang yang dipotong-potong kecil. Rasanya yang begitu gurih dan lezat membuat makanan ini selalu dirindukan. Sayangnya, makanan ini bakal sulit dicari di luar bulan Ramadan.

Ragit di Palembang ini terdapat dua jenis, yaitu ragit gulung (Ragit Jalo) yang berbentuk segitiga dan ragit rajut. Nama jalo pada Ragit Jalo itu dikarenakan bentuknya yang mirip jaring atau jalo sehingga warga setempat menyebutnya demikian.

Ragit Jalo | Foto: ngidangbuko.wordpress.com
info gambar

Ragit Jalo ini juga memiliki kisah. Konon, ragit jenis ini dulunya merupakan makanan para raja di Palembang dan resepnya berasal dari pedagang India yang datang dan menetap di Palembang. Biasanya makanan ini disajikan saat hajatan atau pesta rakyat yang digelar oleh raja lalu disantap bersama dengan tamu kehormatan raja sebagai menu istimewa.

Pada zaman ini, selain di bulan Ramadan, ragit hanya dijual pedagang komunitas Arab yang menjual makanan khas Arab, seperti Kota Batu, Pasar Kuto, atau daerah Sayangan. Selain itu, ada juga yang menerima pesanan ragit untuk keperluan pesta atau pernikahan.

Selain di Palembang, Ragit juga menjadi makanan khas saat Ramadan di Indramayu, Jawa Barat. Di Indramayu, ragit ini berupa mi dengan tambahan tepung telur dadar yang disiram dengan kuah santan ebi. Karakter cita rasanya terletak pada kuah santan tersebut. Seperti kuah kari, namun memiliki nuansa hidangan laut yang berasal dari udang sehingga membuat rasa gurih dan sedap.

Mi Ragit Indramayu | Foto: jadiberita.com
info gambar

Seperti makanan tradisional lainnya, pembuatan ragit membutuhkan proses yang tidak sebentar. Setidaknya ada tiga proses yang mesti dilalui, yaitu menyiapkan mi, membuat tepung telur dadar, dan tentunya memasak kuah santan ebinya.


Sumber: Ksmtour, Besok Lusa, Antara News Ramadan, Sriwijaya Radio

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini