Kisah Laksamana Perempuan Pertama di Dunia Dibuat Dalam Bentuk Komik

Kisah Laksamana Perempuan Pertama di Dunia Dibuat Dalam Bentuk Komik
info gambar utama
Laksamana perempuan pertama asal Indonesia, Laksamana Keumalahayati dari Aceh mulai mendapatkan tempat dalam budaya populer di Indonesia. Perempuan yang berjuang untuk mempertahankan Aceh dari serangan Belanda tersebut kini kisahnya diceritakan dalam bentuk komik untuk menarik perhatian pembaca zaman sekarang.
Diberitakan Wartakota (21/5) komik tentang Laksamana Keumalahayati tersebut dibuat Persatuan Artis Perfilman Indonesia (PARFI) dan Keana Films. Ketua umum PARFI, Macella Zalianty menjelaskan bahwa kisah tentang laksamana pimpinan pasukan Inong Balee atau Laskar Perempuan itu sangat menginspirasi kaum wanita.

Berkat jasanya mempertahankan Aceh dari jajahan Belanda pada tahun 1584 hingga 1604 nama Laksamana Keumalahayati diabadikan dalam Kapal Republik Indonesia (KRI) Malahayati yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut. Namanya juga semakin mashyur sejak diresmikan sebagai pahlawan nasional di tahun 2017 oleh presiden Joko Widodo.

Komik tentang Keumalahayati ini diberi judul Keumalahayati: Laksamana Pertama Wanita di Dunia. Melalui komik ini Laksamana Keumalahayati digambarkan dalam kisah cerita layaknya pahlawan super yang menjadi simbol kekuatan pasukan maritim Indonesia. Melalui komik ini kisahnya diharapkan bisa diterima kalangan generasi milenial.

"Makanya kami mulai dengan komik supaya bisa masuk ke generasi milenial. Komik dengan gambar bisa masuk ke semua golongan," ujar Marcella.

Tidak hanya dari segi kisah yang menarik, komik ini juga melibatkan beberapa komikus handal asal Indonesia seperti Ardian Syaf yang merupakan komikus eks DC Comics, Edna Caroline Pattisina, Aris Naka Abee, dan lainnya.

"Komik in sangat bagus. Kita melestarikan sebuah sejarah Indonesia yang terlupakan. Sampai saat ini jarang terdengar kisah Keumalahayati kembali diangkat," tambahnya.

Komik ini akan diterbitkan di Gramedia dan telah banyak diminati berbagai pihak. Marcella menjelaskan bahwa meski belum dirilis, pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah membeli komik ini hingga ribuan eksemplar. Tidak hanya pihak Kemendikbud, pihak TNI juga sudah membeli sampai 2.000 eksemplar untuk dibagikan ke Kodam Jaya.

Nantinya, kisah tentang Laksamana Keumalahayati juga akan diadaptasi menjadi film dengan diproduseri oleh Keana Films. Komik ini merupakan bagian awalan untuk menceritakan kisah heroik perempuan yang mampu memporak-porandakan pasukan Cornelis de Houtman pelaut asal Belanda yang datang ke Aceh di tahun 1599.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini