Ngeri, Australia Beli 100 Unit F-35. Mampukah Indonesia Lawan Dengan Su-35 ?

Ngeri, Australia Beli 100 Unit F-35. Mampukah Indonesia Lawan Dengan Su-35 ?
info gambar utama

Indonesia harus waspada akan pertahanan Negaranya, terutama pada sisi udara. Sebab, Negara tetangga, Australia rela menggelontorkan uangnya sebanyak Rp227 triliun, dengan tujuan memperkuat pertahanan Negara pada sisi udara. Yakni membeli 100 unit jet tempur F-35 Lightning II buatan Amerika, Rabu 30 Mei 2018.

Hal itu menjadi ancaman serius bagi pertahanan udara Indonesia. Sebab dengan kehadiran jet tempur berteknologi siluman (stealth), bakal terbilang sulit untuk mendeteksi keberadaan pesawat tersebut, apabila melakukan penyerangan.

Bahkan, jika sampai melanggar wilayah Indonesia Timur, jet tempur generasi keempat milik TNI Angkatan Udara, semisal F-16 dan Su-27/30, bakal kewalahan mengatasinya, karena dari sisi teknologi jauh berbeda.

Oleh karena itu, jika Indonesia belum mendapatkan 11 unit jet tempur SU-35 buatan Rusia yang direncanakan bakal tiba di Indonesia tahun mendatang, maka kehadiran F-35 Australia yang secara sengaja memasuki ruang udara Indonesia, cukup sulit untuk diatasi.

Sebab, hanya jet tumpur bertekhnologi cangih, seperti yang dimilik SU-35 yang mampu mendeteksi keberadaan jet siluman Amerika itu.

Untuk mendeteksinya, SU-35 dapat menggunakan radar pelacak sasaran infra merah (Infrared Search and Track/IRST), karena F-35 masih mengeluarkan suara dan udara panas dari hasil gas buang mesin jet.

Tidak hanya itu, jelajah terbang F-35 ternyata hanya sekitar 1.250 kilo meter. Apabila Australia memiliki niat untuk menyerang Indonesia, maka harus mengisi bahan bakar ulang di udara menggunakan pesawat tanker yang sudah menunggu sambil terbang.

Keberadaan pesawat tanker diudara, mampu diburu oleh jet tempur milik Rusia itu, yang memiliki jelajah terbang hingga 3.600 km. Sehingga bisa leluasa memburu dan mencegat tanpa mengisi bahan bakar ulang.

Bahkan, apabila pesawat tanker penyuplai bahan bakar F-35 ditembak jatuh, jet tempur asal Amerika itu juga bakal tersungkur ketanah, akibat kehabisan bahan bakar.

Dengan keadaan kekurangan bahan bakar, F-35 tidak berdaya ketika harus menghadapi pertempuran udara (dogfgiht) melawan Su-35.


Sumber:

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini