Empat Festival Seru Digelar di Nusa Tenggara Timur!

Empat Festival Seru Digelar di Nusa Tenggara Timur!

https://unsplash.com/photos/yQr9YTtCGC8 © Yang Shuo

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Kawan GNFI pasti sudah cukup sering mendengar keelokan juga pesona luar biasa dari salah satu provinsi yang ada di Indonesia yakni Nusa Tenggara Timur. Dikenal sebagai wilayah destinasi pariwisata yang menarik, membuat Nusa Tenggara Timur bakal menggelar sekitar empat festival seru di tahun 2018 ini.

Keempat festival tersebut yakni Festival Komodo, Festival Likurai Tior, Tour De Flores, dan Parade Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat Sumba. Dijamin keempatnya akan menjadi pagelaran yang luar biasa dan pastinya turut menarik wisatawan untuk terus berkunjung ke NTT.

Dilansir melalui CNN Indonesia, Menteri Pariwisata Republik Indonesia telah meluncurkan Calender of Event NTT 2018 di Jakarta beberapa saat lalu, yang juga didampingi oleh pejabat daerah dari NTT. Menteri Pariwisata menuturkan jika Kemenpar mendukung penuh Calender of Event NTT 2018 sebagai salah satu gerakan dalam mempromosikan Labuan Bajo sebagai destinasi unggulan yang nantinya mampu mencapai target kunjungan hingga 20 juta pada 2019.

Disampaikan pula keempat kegiatan tahunan tersebut memiliki keunggulan tersendiri yang menjadikan masing-masingnya sebagai agenda yang menarik untuk ditonton. Seperti halnya Festival Komodo, yang telah dihelat Maret lalu, yang berupaya mengunggulkan wisata satwa komodo sebagai salah satu tujuh keajaiban dunia.

Festival Komodo Sebagai Salah Satu Festival yang Ditunggu Banyak Kalangan
Festival Komodo Sebagai Salah Satu Festival yang Ditunggu Banyak Kalangan

Di sisi lain Parade Kuda Sandelwood dan Tenun Ikat Sumba yang akan digelar tanggal 5 sampai 12 Juli 2018 merupakan parade untuk mengenal secara lebih dalam daya tarik Pulau Sumba. Puncak kegiatan dari parade tersebut akan dilaksanakan di Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Parade Kuda Sandelwood
Parade Kuda Sandelwood

Berbeda lagi dengan Festival Likurai Timor yang akan dilaksanakan pada 24 hingga 28 Juli 2018 disebut sebagai salah satu agenda guna memamerkan tari tradisional layaknya tari perang khas daerah Belu. Tari tersebut merupakan jenis tarian yang dilakukan oleh beberapa pria dengan menggunakan pedang, sedangkan penari wanitanya menabuh kendang kecil atau yang biasa disebut tihar.

Festival Likurai Timor Sebagai Salah Satu Sajian Festival dalam Calender of Event 2018 NTT
Festival Likurai Timor Sebagai Salah Satu Sajian Festival dalam Calender of Event 2018 NTT

Disusul terakhir yakni Tour De Flores yang menjadi agenda penutup, yang dijadwalkan akan dihelat pada 1-7 November 2018. Lomba balap sepeda tersebut juga merupakan event tahunan kelas dunia yang banyak diikuti oleh turis mancangera. Nantinya jalur Tour De Flores akan dimulai dari Larantuka di Flores Timur hingga Labuan Bajo di Manggarai Barat, yang memakan rute kurang lebih 743 km atas lima etape.

Tour De Flores
Tour De Flores

Untuk menunjang berbagai kegiatan festival, pemerintah daerah NTT terus meningkatkan aksesibilitas dan amenitas guna mendukung penyelenggaraan Calender of Event NTT 2018. Melalui adanya akses yang memadai juga amenitas yang mumpuni, diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi para pengunjung di NTT.


Sumber: CNN Indonesia

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga80%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau20%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Maskapai Paling Tepat Waktu Se-Asia Tenggara (Mei 2018) Sebelummnya

Maskapai Paling Tepat Waktu Se-Asia Tenggara (Mei 2018)

Geliat Pelaku E-Commerce Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Saat Pandemi Selanjutnya

Geliat Pelaku E-Commerce Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Saat Pandemi

Aninditya Ardhana Riswari
@anindityaar_1997

Aninditya Ardhana Riswari

anindityaardhana.wordpress.com

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.