Beberapa warung makan pinggir jalan di Jakarta sudah menerima pembayaran non-tunai alias cashless melalui layanan dompet digital Go-Pay milik Go-Jek.

Setelah tujuh bulan diuji coba, metode pembayaran QR Code pada layanan dompet digital Go-Pay milik Go-Jek akhirnya beroperasi.

Artinya, pengguna Go-Pay bisa makan di warung tanpa mengeluarkan uang tunai atau istilahnya “cashless”

Sumber : detik.com
Sumber : detik.com

Syaratnya adalah memiliki saldo Go-Pay pada aplikasi Go-Jek, serta terhubung dengan jaringan internet seluler.

Untuk saat ini, plaform pembayaran dengan teknologi QR code tersebut baru dioperasikan pada sekitar 3.000 merchant atau toko di sekitar Jabodetabek.

Saat dipantau oleh Kompastekno di Kebon Sirih Barat samping bank BNI Gambir, lebih dari 20 warung aktif beroperasi dari pagi hingga sore. Setidaknya ada lima yang telah mendukung pembayaran dengan Go-Pay menggunakan QR Code.

Salah satu penjual bernama Fidia (25) mengatakan pihak Go-Pay telah melakukan survei sejak Maret 2018. Pendaftaran lantas dibuka dengan syarat menyertakan KTP dan nomor rekening bank.

“Di sini banyak yang daftar, tapi diaktifinnya satu per satu. Saya termasuk yang duluan. Mungkin dilihat dari yang paling ramai,” kata dia yang dikutip dari KompasTekno.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Penjual lainnya, Ita, berharap ke depan lebih banyak yang membayar di warungnya dengan Go-Pay. Ia merasa terbantu karena tak perlu menyediakan duit kembalian.

“Nggak ribet siapin kembalian. Terus juga langsung masuk ke rekening saya, jadinya bisa sekalian ditabung,” ia menuturkan.

Sumber : Kumparan, Kompas, detik.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu