PLN Menjamin Pasokan Listrik Asian Games Jakarta-Palembang

PLN Menjamin Pasokan Listrik Asian Games Jakarta-Palembang
info gambar utama

Gelaran even olahraga akbar, Asian Games ke-18 di Indonesia tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan pun telah diupayakan untuk menjamin keberlangsung even penting bagi Indonesia ini. Salah satunya adalah terkait dengan jaminan pasokan listrik yang akan dilakukan oleh PT PLN (Persero).

Diberitakan liputan6.com, Perusahaan Listrik Negara akan mempersiapkan seluruh kebutuhan listrik untuk Asian Games 2018 yang akan dibuka pada 18 Agustus mendatang. General Manajer PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya), M. Ikhsan Asa'ad menjelaskan bahwa pasokan dipastikan akan lancar dan aman.

"Untuk Asian Games 2018, perkuatan jaringan distribusi sudah diselesaikan oleh PLN Disjaya. Kurang lebih 31 venue yang berpusat di Gelora Bung Karno (GBK) dan Wisma Atlit, setiap venue yang ada sudah di-backup pasokan listriknya minimal dari dua subsistem," jelas Ikhsan.

Sementara kawasan utama GBK nantinya akan didukung oleh tiga subsistem, yakni subsistem pembangkit Muara Karang, Bekasi-Priok dan Kembangan.

Tidak hanya itu, PLN Disjaya juga mempersiapkan cadangan pasokan listrik dengan memasang sistem Unit Power Saving (UPS) dan pembangkit genset. PLN menyediakan kurang lebih 51 unit UPS dengan kapasitas masing-masing sebesar 6.290 kVA yang akan disiap sediakan di beberapa venue pertandingan.

"Jadi GBK akan dipasok atau di-backup dengan UPS kapasitas 4 x 500 kVA untuk lampu-lampu arena. Sehingga kalaupun terjadi gangguan itu tidak akan terjadi masalah disana," ujar Ikhsan.

Sedangkan pembangkit genset telah disiapkan sebanyak 22 unit. Sehingga total daya yang tersedia akan mencapai 24.800 kVA yang akan ditempatkan di hotel-hotel dan wisma tempat para kontingen atlit menginap serta di rumah sakit.

"Total, ada 22 hotel official dan 15 rumah sakit rujukan yang sudah diidentifikasi dan diawasi pasokan listriknya," tandas dia.

Pada even Asian Games 2018 kali ini, Indonesia menjadi tuan rumah dengan menunjuk dua kota sebagai lokasi gelaran, Jakarta dan Palembang. Setidaknya akan terdapat 462 acara yang diselerenggarakan dalam rangkaian olahraga akbar ini dengan total sekitar 40 disiplin olahraga dipertandingkan. Sementara itu akan ada 45 negara dari seluruh Asia yang turut hadir untuk menjadi peserta selama even berlangsung pada 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Terima kasih telah membaca sampai di sini