Pembangkit Listrik Tenaga Surya Dukung Ketersediaan Listrik Asian Games 2018 di Palembang

Pembangkit Listrik Tenaga Surya Dukung Ketersediaan Listrik Asian Games 2018 di Palembang

© Asia Chang / unsplash.com

Berbagai persiapan untuk menyelenggarakan Asian Games dilaksanakan. Tidak hanya di Jakarta tetapi juga di Palembang sebagai kota kedua yang menjadi tuan rumah ajang olahraga akbar se-Asia edisi ke XVIII. Salah satu persiapan adalah dalam bentuk jaminan energi listrik untuk menjamin kelancaran acara lewat pemanfaatan tenaga surya.

Gubernuer Sumatra Selatan, Alex Noerdin menjelaskan bahwa untuk Asia Games Agustus mendatang, Palembang sudah mengoperasionalkan 2 MW listrik tenaga surya. Sementara tujuan akhirnya adalah pemanfaatan listrik tenaga surya mencapai 500 MW. Diharapkan dengan penggunaan sumber tenaga surya ini Palembang akan mampu menjadi kota dengan konsep Green Sports City.

Sementara itu, sistem listrik tenaga surya ini juga berhasil terwujud berkat perusahaan teknologi asal Jepang, Sharp yang menjadi partner PLN dan Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE). "Kami banggsa dapat memberikan kontribusi pengurangan emisi atau gas buang karbon dioksida atau CO2, berjalan seiring dnegan pasokan energi bersih serta akrab lingkungan untuk negara Indonesia," ujar Perwakilan Sharp Corporation, Tatsuya Sato seperti dikutip dari Tribunnews.

Proyek pengadaan listrik tenaga surya ini mendapatkan dukungan dari pemerintah Jepang melalui JCM sebagai bagian dari subsidi pengurangan emisi CO2. Di masa mendatang pihak perusahaan dan PDPDE akan melakukan pengawasan dan pengembangan listrik tenaga surya selama 17 tahun dan kredit CO2 yang yan dimanfaatkan oleh Indonesia bersama pemerintah Jepang.

Penggunaan listrik tenaga surya untuk agenda Asian Games ini tentu saja mendukung persiapan ajang penting tersebut. PLN sendiri sebagai salah satu BUMN yang menjamin tersedianya dukungan kelistrikan telah melakukan berbagai upaya seperti menggelontorkan dana mencapai Rp 1,5 Triliun untuk infrastruktur listrik.

Dana besar tersebut dialokasikan untuk infrstruktur pembangkit listrik seperti pada tiga gardu induk teknologi gas dan juga untuk operasional Light Rail Transit atau kereta ringan untuk mobilitas selama Asian Games 2018 berlangsung.

Pilih BanggaBangga75%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli25%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Indonesia, Satu-satunya Negara Asia yang Ikut Karnaval di Paris Sebelummnya

Indonesia, Satu-satunya Negara Asia yang Ikut Karnaval di Paris

Google Rayakan 70 Tahun Sosok Chrisye Selanjutnya

Google Rayakan 70 Tahun Sosok Chrisye

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.