Mahasiswa UB Ciptakan Pengontrol Kualitas Air Tambak Udang

Mahasiswa UB Ciptakan Pengontrol Kualitas Air Tambak Udang

TIM MS IP PRO bersama Mitra (H. Muslimin)

Budidaya Udang Vannamei mempunyai kendala yaitu kegagalan produksi akibat buruknya kualitas air selama pemeliharan, terutama pada tambak intensif. Kualitas air yang buruk mengakibatkan udang vannamei berpotensi terserang penyakit, salah satunya adalah penyakit berak putih (White Feces Disease). Penyakit Berak Putih (White Feces Desease) pada Udang Vannamei menyebabkan nafsu makan menurun sehingga berdampak pada pertumbuhan yang lambat. Jika dibiarkan penyakit ini dapat berpotensi kematian pada budidaya udang vannamei.

Berdasarkan permasalahan di atas, lima mahasiswa UB yaitu Annurfitri Febrianti (FPIK '16), Anis Miftachurrochmah (FPIK '16), Ammar Waliyudin Jannah (FILKOM '16), Yudi Muliawan (FILKOM '16) dan Albin Adyaksa Sabil (FT '14) membuat solusi melalui MS IP PRO (Monitoring System With Integrated Parameter Program). MS IP PRO merupakan teknologi budidaya udang berbasis IOT (Internet of Things) yang dapat membantu pembudidaya udang dalam memantau kualitas air kolam secara realtime dan dapat mengatur serta menganalisa data hasil pengukuran secara digital. Alat yang diterapkan pada tambak akan mengukur parameter kualitas perairan dalam kolam yang meliputi pengukuran suhu dan pH kolam.Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Pada pengukuran parameter suhu dan pH, alat ini akan memindai sensor suhu dan pH yang diletakkan di dalam air kolam. Data akan diterima oleh arduino yang akan memberikan perintah sesuai program yang telah diatur sebelumnya. Program tersebut meliputi perintah yaitu jika data suhu yang diperoleh tidak dalam rentang 28-30°C maka kincir air dinyalakan dan jika pH yang diperoleh tidak dalam rentang 7-8,5 maka pompa air menyala untuk memindahkan air dari kolam penampungan ke dalam kolam budidaya. Selama perintah dikerjakan arduino tetap mengolah data dari masing-masing sensor guna menghentikan perintah jika data dalam pengukuran sudah sesuai. Data hasil pengukuran akan tersimpan dalam database yang dapat diakses melalui aplikasi smartphone yang berplatform android dan melalui website ms ip pro. Pada aplikasi MS IP PRO terdapat berbagai fitur yang memudahkan petambak dalam mengontrol kualitas air salah satunya fitur Pemantauan.

Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

Teknologi yang diterapkan ini telah mendapatkan pendanaan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) karena telah lolos pendanaan pada program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Teknologi (PKM T) pendanaan 2018.


Sumber:

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Dubes RI Baku, Orang Indonesia Pertama Mendapat Gelar Profesor Kehormatan di Azerbaijan Sebelummnya

Dubes RI Baku, Orang Indonesia Pertama Mendapat Gelar Profesor Kehormatan di Azerbaijan

7 Gunung yang Menjadi Bagian dari 7 Keunikkan Kota Tomohon Selanjutnya

7 Gunung yang Menjadi Bagian dari 7 Keunikkan Kota Tomohon

Anis Miftachurrochmah
@anis98mifa_

Anis Miftachurrochmah

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.