IPMAFA Pati- (Rabu, 11/07) diadakan perhelatan cukup meriah dari civitas academika Prodi Komunikasi Penyiaran Islam IPMAFA. Sambutan dibuka oleh Kaprodi KPI, Dekan Fak. Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, Dosen DKV KPI serta Wakil Rektor 1 IPMAFA. Adapun sambutan inti diberikan oleh Bapak Dr. A. Dimyati, M. Ag (Warek 1). Dalam sambutannya ada beberapa pesan dan kesan terkait acara ini. Bahwa sesungguhnya kita tidak hanya terpaku pada sudut teoritis namun juga penting pada takaran praktis-aksiologis. Seni yang dihadirkan menjadi satu kesatuan estetika yang bersifat humanis sehingga titik baliknya bisa menjadi titik pertemuan perkembangan pesat generasi millenial ke depan untuk terus berkarya dan berkreativitas.


Dilanjutkan dengan creative sharing dari tiga narasumber yang dihadirkan. Personal branding menjadi issue utama. Narasumber pertama, mengambil konsentrasi bidang vidiography, sinematic. Dalam pemaparannya, penting sekali mengupgrade konten di era industri kreatif (baca: era 4.0) ini. Penguasaan skill dan teknis menjadi dasar nilai jual. Tools-nya terletak pada portofolio yang kita miliki sehingga kita memiliki satu identitas tersendiri. Penting sekali, mengarsipkan karya kita yang bersifat prestise. Lalu kita kembangkan melalui creative forum dan kolaborasi. Dalam ranah marketing, kita tidak boleh terpaku pada satu klien/relasi saja namun beragam. Penting juga pada first impression/kesan pertama yang kita munculkan untuk mendobrak daya jual namun juga jangan memberikan ekspektasi terlalu tinggi.

Dalam dialog interaktif, Dosen DKV KPI memberikan quote menarik, "Semua seni bersifat indah namun kadar estetika penting untuk ditingkatkan. Desain seperti halnya doktor. Passion, skill dan upgrading diri terus menerus dilakukan." Menariknya lagi ada edukasi terkait "Desain grafis vs desain gratis." Bagi pegiat seni, waktu, tenaga, konsentrasi, perlu diapresiasi. Mereka juga tidak satu atau dua kali melakukan riset, observasi, proses editing dan sebagainya. Maka, mohon dipikirkan lagi jika menginginkan gratisan. Minimal diapresiasi perihal waktu, tenaga, perasan pikiran para pegiat seni ini.

Terakhir, acara tersebut juga dimeriahkan beberapa persembahan. Di antaranya ada pameran seni trimatra/3 dimensi, pencak silat, live music, serta pameran branding dari civitas academika KPI IPMAFA.


Sumber: Arina Ulfatul Jannah

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu