Katsuobushi Kekinian Karya Mahasiswa UB

Katsuobushi Kekinian Karya Mahasiswa UB

Produk Katsuobushi Ikan Pari

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik merupakan salah satu desa di daerah pesisir Jawa Timur dengan Ikan pari sebagai hasil komoditas utama masyarakatnya. Para nelayan mampu menghasilkan ikan pari dengan berat rata-rata 300 kg per harinya. Sayangnya hasil tangkapan tersebut biasanya langsung dijual ke pasaran dengan harga standar dalam bentuk olahan ikan asap saja, jelas Zahro. Sehingga hasil kekayaan alam sekitar belum mampu dinikmati secara maksimal oleh masyarakat Desa Randuboto dikarenakan masih banyaknya jumlah masyarakat tuna karya disekitarnya.

Beranjak dari permasalah tersebut, 5 mahasiswa Universitas Brawijaya yang berasal dari Gresik, antara lain Zahrotul Firdausi (Fakultas Teknologi Pertanian), Aizzatur Rohmah (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan), Ya’qub Al-Kindi (Fakultas Ilmu Komputer), M. Khaufillah (Fakultas Ilmu Komputer) dan Syarifah Rahmatal Alam (Fakultas Ilmu Budaya) menggagas sebuah program bernama FISHCO (Fisheries Cooperation) berbasis 3P (Pelatihan wirausaha produk katsuobushi, Pengelolaan Potensi SDA dan SDM serta Pengaplikasian digital marketing application).

Katsuobushi sendiri merupakan produk hasil olahan ikan yang dikeringkan hingga keras seperti kayu kemudian diserut. Produk ini biasanya sering dijumpai sebagai topping makanan. Adapun harga produk ini di pasaran juga terbilang cukup tinggi dikarenakan lama dan rumitnya proses pembuatan dan minimnya produsen yang tersedia. Hal tersebut menjadi peluang yang cukup besar bagi masyarakat Desa Randuboto untuk berwirausaha dan meminimalisir jumlah tuna karya di daerah tersebut. Selain itu, FISHCO juga memfasilitasi pemasaran produk katsuobushi melalui aplikasi online yang bernama FISHCO yang dilengkapi dengan fitur untuk diskusi didalamnya bagi para nelayan, melakukan pendampingan selama proses pembuatan katsuobushi, monitoring dan evaluasi serta penyusunan laporan kegiatan program. Atas kreativitas ini, tim FISCHO terpilih menjadi salah satu tim yang berhasil lolos dalam kegiatan PKM DIKTI Tahun 2018.


Sumber:

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Pulau Jawa Terpilih Sebagai Pulau Terbaik di Dunia! Sebelummnya

Pulau Jawa Terpilih Sebagai Pulau Terbaik di Dunia!

Menyaksikan Cara Seniman Memberi HIburan Saat Sedang #dirumahaja Selanjutnya

Menyaksikan Cara Seniman Memberi HIburan Saat Sedang #dirumahaja

Aizzatur Rohmah
@aiz21101996

Aizzatur Rohmah

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.