Jembatan Surabaya Kenjeran Menari

Jembatan Surabaya Kenjeran Menari

leonisecret.com

Sudah 2 tahun seelah peresmian Jembatan Surabaya, atau yang biasa di sebut dengan Jembatan Kenjeran ini telah resmi dibuka sebagai salah satu ikon di Surabaya. Yakni pada tanggal 9 Juli 2016 Jembatan Surabaya resmi dibuka, yang diresmikan sendiri oleh ibu Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Meskipun Kota Surabaya dekat dengan laut, tetapi pantai di Surabaya tidak sebagus pantai-pantai yang berada di Kota lain, Kenjeran merupakan pantai satu-satunya yang ada di Surabaya tetapi minat wisatawan yang berkurang karena pantai ini yang dulunya terkenal kotor. Dengan Jembatan Surabaya wilayah kenjeran mulai terlihat rame wisatawan yang ingin berlibur.

Jembatan Surabaya terletak di Jalan Raya Pantai Lama, Kenjeran, Bulak, Kota SBY, Jawa Timur, Tepatnya di Surabaya Utara. Jembatan ini bentuknya melengkung seperti pisang yang menjembatani Jalan Pantai Ria Kenjeran lokasi Kenjeran Baru (Kenjeran Park) dengan jalan Pantai Kenjeran Lama yaitu lokasi Taman Hiburan Pantai (THP) di Kenjeran Lama. Dengan adanya Jembatan ini Taman Hiburan Pantai akan mudah di jangkau oleh wisatawan yang ingin berkunjung.

Jembatan Surabaya tak hanya menyajikan pemandangan laut lepas saja namun pada malam hari pada hari tertentu akan ada Dancing & Musical Fountain, atau yang biasanya di sebut dengan Air mancur menari, dengan diiringi musik Surabaya dan Jembatan Merah. Biasanya Wahana Wisata seperti ini hanya ada di luar negri seperti di Sentosa Island di Singapura. Dengan lampu lampu warna warni mampu membuat wisatawan terpukau akan keindahannya.

Untuk jadwal air mancur menari tidak dinyakan setiap hari tapi hanya hari sabtu malam dengan durasi 60 menit yang dimulai pada jam 20:00 hingga 21:00 WIB. Jembatan Surabaya hingga saat ini masih ramai dikunjungi oleh wisatawan meskipun tidak pada hari weekend hanya untuk sekedar berfoto, menikmati angin laut, jogging, dan melihat sunset maupun sunrise.

Dengan adanya Jembatan Surabaya diharapkan singgah juga di THP atau yang dikenal Kenjeran lama karena image buruk yang melekat pada pantai ini hilang. Dan menjadi ramai pengunjung lagi.


Sumber:http://www.surabayarek.com/, https://www.kompasiana./

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi100%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Mengintip LRT Jakarta Untuk Asian Games 2018 Sebelummnya

Mengintip LRT Jakarta Untuk Asian Games 2018

Learning by Teaching Selanjutnya

Learning by Teaching

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.