Akses Menuju Penginapan Terbaik di Dunia Tengah Diperbaiki

Akses Menuju Penginapan Terbaik di Dunia Tengah Diperbaiki

Akses jalan menuju tempat wisata Danau Wekuri di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT © kompas.com/Sigiranus Marutho Bere

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Pembangunan jalan di Sumba terus dilakukan pemerintah. Pemerintah pusat tengah membangun jalan hot mix menuju wisata andalan di Sumba Barat Daya dan Sumba Barat.

Di Kabupaten Sumba Barat sedang berlangsung pengerjaan jalan menuju penginapan terbaik di dunia, Hotel Nihiwatu. Panjang jalan yang dibangun sepanjang 5,6 kilometer. Terbagi menjadi dua segmen. Segmen satu sepanjang 476 meter dan segmen dua sepanjang 5,1 kilometer.

Jalan senilai Rp. 23,8 miliar tersebut dikerjakan oleh PT Adisti Indah. Dengan lama pengerjaan 242 hari kalender.

Sedangkan di Kabupaten Sumba Barat Daya, jalan sepanjang 15 kilometer dibangun melintasi danau Wekuri. Danau Wekuri merupakan salah satu obyek wisata yang terletak di Kecamatan Kodi Utara. Pembangunan jalan ini merupakan kelanjutan dari proyek yang dikerjakan pada tahun 2012, 2013, dan 2016.

Pada tahap sebelumnya telah dibangun secara bertahap Jalan Ketewel – Waikelo sepanjang 23 Kilometer. Dari total panjang yang direncanakan, telah terealisasi jalan sepanjang 15,73 kilometer. Jalan yang telah rampung siap untuk dioperasikan. Sedangkan sepanjang 7,27 kilometer masih belum ditangani.

Jalan dengan nilai kontrak sebesar Rp. 72,2 miliar dengan kontraktor pelaksana PT Bumi Indah. Bertugas menjadi konsultan pengawas yakni PT Parama Karya Mandiri. Pejabat terkait yang menjadi Pejabat Pembuat Komtimen atau PPK mengatakan bahwa proyek tersebut akan selesai pada 270 hari kalender kerja .

Selain jalan Ketewel – Waikelo, infrastruktur lain yang juga tengah dikerjakan adalah Jalan Waikelo – Keroso. Sepanjang 25,3 kilometer jalan telah ditangani oleh kontraktor terkait.

Pembangunan jalan yang terus dilakukan ini sebagai bentuk upaya pemerintah dalam mengenalkan potensi wisata yang daerah. Dengan perbaikan yang telah ataupun sedang berlangsung diharapkan mempermudah akses menuju obyek wisata. Sehingga menarik minat wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara untuk berkunjung. Kunjungan yang semakin meningkat akan ikut mensejahterakan masyarakat sekitar wisata.

Bukan hanya Sumba yang berbenah. NTT tengah membangun infrastruktur untuk menunjang potensi wisata yang ada. Marius selaku Kepala Dinas Pariwisata NTT mengharapkan pembangunan semacam ini bagi destinasi wisata lainnya yang ada di NTT. “Pariwisata di NTT saat ini berkembang sangat pesat dan pertumbuhan sedang meningkat, karena itu harus didukung infrastruktur jalan yang baik”, ucapnya kepada kompas.com.


Sumber: kompas.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
5 Brand Asal Indonesia Curi Perhatian di Pameran Terbesar Amerika Sebelummnya

5 Brand Asal Indonesia Curi Perhatian di Pameran Terbesar Amerika

Sejarah Hari Ini (4 Juli 1927) - Pembentukan PNI oleh Sukarno dan Cipto Mangunkusumo Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (4 Juli 1927) - Pembentukan PNI oleh Sukarno dan Cipto Mangunkusumo

Luthfi Rahman
@luthfi24

Luthfi Rahman

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.